Satpol PP panggil pengelola Pasar Malam Pecak Kulit

Satpol PP panggil pengelola Pasar Malam Pecak Kulit

Pedagang dan konsumen berkerumun di sekitar area Pasar Malam Pecak Kulit, Pinangsia, Jakarta Barat, Selasa (19/5/2020) malam. Satpol PP setempat akan meminta klarifikasi pengelola atas dugaan pelanggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB). (ANTARA/HO-@surya200414).

Jakarta (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Barat akan memanggil pengelola Pasar Malam Pecak Kulit, Pinangsia, Taman Sari, untuk dimintai klarifikasi atas keramaian yang berlangsung Selasa malam.

"Sudah saya teruskan ke Komandan Satpol PP Kecamatan Taman Sari agar besok dipanggil pengelolanya dan dilaporkan ke Pak Camat," kata Kasatpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat melalui sambungan telepon.

Keramaian pedagang dan pembeli di Pasar Malam Pecak Kulit diunggah melalui akun Instagram @surya200414 sekitar pukul 21.30 WIB.

Dalam unggahan gambar tampak pedagang pakaian hingga aksesoris menggelar lapak dagangan mereka di bahu jalan.

Baca juga: Pasar Bali Mester ramai pengunjung
Baca juga: Pasar Tanah Abang tetap ramai meski PSBB


Sementara sejumlah konsumen berdatangan tanpa memperhatikan ketentuan jaga jarak selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) saat ini.

Sejumlah pembeli pun tampak leluasa bertransaksi ataupun sekadar melihat-lihat produk di lapak pedagang. Bahkan sebagian pedagang dan pembeli ada yang tidak mengenakan masker selama berinteraksi.

"Saya belum dapat beritanya seperti apa, tapi segera kita tindaklanjuti," katanya.

Upaya penertiban pedagang di lokasi itu rencananya melibatkan unsur gabungan dari TNI-Polri dan Satpol PP.

"Kita minta dilakukan upaya penertiban bersama unsur Tiga Pilar," ujarnya.
Baca juga: Pedagang masih berjualan di trotoar Pasar Tanah Abang
Baca juga: Pemerintah diminta tindak kerumunan di Pasar Tanah Abang

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemkot Solo larang anak, ibu hamil, dan lansia ke tempat keramaian

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar