Lazio Rebut Piala Super di Beijing

Lazio Rebut Piala Super di Beijing

(ANTARAGrafis/Ardika)

Beijing (ANTARA News/Reuters) - Juara Piala Italia, Lazio, mengejutkan juara Liga Utama Italia, Inter Milan, dengan mencetak dua gol dalam dua menit di awal babak kedua untuk meraih kemenangan 2-1 di Piala Super di stadion Sarang Burung di Beijing, Sabtu.

Gelandang asal Brasil, Matuzalem, membuka gol di menit ke-61 dan sebelum Inter Milan bangkit dari keterkejutannya itu, kapten Lazio, Julio Cesar, menambah satu gol bagi keunggulan timnya.

Inter Milan kemudian terus memberikan tekanan terhadap lawan dan pendatang baru di klub Italia itu, Samuel Eto`o, memperkecil kekalahan timnya 15 menit menjelang pertandingan usai.

Lazio mempertahankan keunggulannya hingga pertandingan usai untuk memenangi pertandingan tradisional pramusim untuk ketiga kalinya.

"Mendapatkan hasil penting semacam itu melawan suatu tim penting seperti Inter sudah barang tentu membuat kami merasa sangat senang," kata pelath baru Lazio, Davide Ballardini.

"Inter barangkali lebih baik dibanding kami, tetapi kami memenangi pertandingan yang pantas kami dapatkan. Untuk mengalahkan Inter Anda harus bermain baik dan mendapatkan keberuntungan ... Saya kira kami pantas mendapatkannya karena kami benar-benar ingin menang."

Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, tidak sependapat.

"Saya benar-benar puas dengan cara tim kami bermain, bahkan meskipun saya kecewa dengan hasilnya," kata Mourinho.

"Saya tidak ingat Inter bermain sepak bola sebaik itu ... bahkan setelah kami ketinggalan 0-2, kami masih fantastis.

"Hanya seorang munafik yang mengatakan Lazio pantas mendapatkan hasil itu," tambahnya.

Mourinho sejak awal pertandingan sudah menurunkan empat pemain barunya, dengan memasangkan Eto`o dan Diego Milito di barisan depan, sementara Thiago Motta sebagai pemain jangkar di tengah lapangan dan Lucio di barisan tengah pertahanan.

Eto`o dan Milito tampak hidup dalam melancarkan serangan, tetapi pemain asal Brasil, Lucio lah yang hampir mencetak gol di babak pertama. Ia menyundul bola dari jarak dekat setelah mendapat umpan sepak pojok Esteban Cambiasso, tetapi bola sundulannya itu dapat ditepis oleh Fernando Muslera 10 menit menjelang babak pertama usai.

Dejan Stankovic, Muntari, Eto`o, dan Milito semuanya mempunyai kesempatan emas untuk mencetak gol pada saat Inter Milan tampaknya menguasai pertandingan di awal babak kedua, tetapi justru Lazio lah yang unggul terlebih dhulu.

Matuzalem mendapatkan dirinya berdiri bebas di daerah kotak penalti di menit ke-61 setelh Rocchi melepaskan tendangan bebas yang menembus tembok pertahanan lawan dan ia menjebloskan bola ke dalam gawang lawan dengan menggunakan dagunya setelah tendangan pertamanya diblok oleh Cesar.

Perayaan mencetak gol itu baru saja selesai ketika kapten Rocchi menggandakan keungguan timnya dua menit kemudian.

Inter Milan bangkit untuk mengejar ketertinggalannya dan menguasai setngah lapangan pertandingan dan akhirnya Eto`o mencetak gol pertama bagi klub barunya di menit ke-75.

Pemain asal Argentina, Milito, mencetak gol 10 menit kemudian untuk menyamakan kedudukan, tetapi gol itu dianulir kerana ia dinyatakan offside terlebih dahulu oleh wasit.

Kedudukan 2-1 untuk Lazio bertahan hingga pertandingan usai dan Lazio pun meraih kemenangan yang meningkatkan moral tersebut.
(*)

Pewarta: luki
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2009

Djauhari apresiasi PPI di China selama wabah Corona

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar