Bank Permata sambut Bangkok Bank sebagai pemegang saham baru

Bank Permata sambut Bangkok Bank sebagai pemegang saham baru

Permata Bank. ANTARA/Dokumentasi permatabank.com/pri

Kami percaya Bangkok Bank akan memberikan dukungan terbaik bagi PermataBank
Jakarta (ANTARA) - PT Bank Permata Tbk atau PermataBank menyambut pemegang saham pengendali baru yaitu Bangkok Bank Public Company Limited atau Bangkok Bank yang telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bangkok Bank telah melakukan pengambilalihan atas 89,12 persen saham PermataBank dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor dari Standard Chartered Bank dan Astra International.

"Kami percaya Bangkok Bank akan memberikan dukungan terbaik bagi PermataBank untuk menjadi pemain yang kuat dalam lanskap perbankan Indonesia," kata Presiden Direktur PermataBank Ridha DM Wirakusumah dalam pernyataan di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Rapat pemegang saham setujui Bangkok Bank akusisi Permata

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Standard Chartered Bank maupun Astra Internasional selama 16 tahun terakhir.

Dua instansi besar tersebut telah berjasa membawa perseroan menjadi salah satu dari 15 bank terbesar di Indonesia.

"Kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya untuk kepemimpinan dan pengarahan dewan komisaris dari Astra International dan Standard Chartered Bank selama ini," kata Ridha.

Transaksi pengambilalihan ini tunduk pada Peraturan OJK No.41/POJK.03/2019 tentang Penggabungan, Peleburan, Pengambilalihan, Integrasi dan Konversi Bank Umum dan peraturan lain yang berlaku.

Di tengah tantangan pandemi COVID-19, PermataBank menutup triwulan I-2020 ini dengan kinerja yang stabil didukung oleh kerangka manajemen risiko dan tata kelola perusahaan yang kuat.

Dalam periode ini, PermataBank masih membukukan pendapatan operasional sebesar Rp2,1 triliun atau tumbuh sebesar 15,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Bank Permata bukukan pendapatan Rp2,1 triliun triwulan I-2020

Perseroan juga mencatat pendapatan bunga bersih sebesar Rp1,6 triliun atau tumbuh 15,5 persen (yoy) sejalan dengan pertumbuhan kredit yang diberikan sebesar 5,7 persen (yoy).

Salah satu penunjang kinerja bank yang sangat baik ini adalah posisi likuiditas dan permodalan yang kuat.

Ke depannya, PermataBank akan fokus pada pengembangan bisnis ritel, perbankan syariah, wholesale, dan jaringan distribusi yang luas serta kemampuan teknologi digital terbaik.

"Kami akan fokus kepada penguatan kinerja bank untuk menuju pertumbuhan berkelanjutan yang lebih baik lagi," kata Ridha.

Baca juga: OJK katakan akuisisi Bank Permata oleh Bangkok Bank sesuai ketentuan
Baca juga: Analis: Akuisisi Permata oleh Bangkok Bank positif untuk perbankan

Pewarta: Satyagraha
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Ada stimulus bagi investor untuk gairahkan pasar modal

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar