Kemarin, bansos bagi warga non-DKI hingga temuan stiker Kemenhub palsu

Kemarin, bansos bagi warga non-DKI hingga temuan stiker Kemenhub palsu

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memergoki sebuah bus AKAP yang beroperasi menggunakan stiker Kementerian Perhubungan (Kemenhub) palsu. ANTARA/Polda Metro Jaya

Jakarta (ANTARA) - Sepanjang Rabu (20/5), ada beberapa peristiwa menarik yang terjadi di ibu kota, mulai dari pembagian bantuan sosial bagi warga yang tidak ber-KTP DKI, Polres Jakarta Pusat ungkap pengedar narkoba jaringan internasional, hingga Polda Metro Jaya temukan kendaraan berstiker palsu seolah memiliki izin Kementerian Perhubungan RI.

Berikut Redaksi Metropolitan LKBN ANTARA merangkumkan berita kemarin yang masih relevan untuk dibaca pagi ini. Klik judul untuk membaca lebih lanjut:

1.DKI salurkan Bansos bagi warga non Jakarta terdampak PSBB

Pemprov DKI Jakarta menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi warga non Jakarta yang terdampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan pulang kampung demi memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

"Kebijakan PSBB tidak dipungkiri berdampak pada perekonomian masyarakat. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta memberikan bansos bukan hanya kepada penduduk ber-KTP DKI Jakarta, tetapi juga kepada penduduk non-KTP DKI Jakarta yang berdomisili dan beraktivitas di Jakarta," kata Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati di Balai Kota Jakarta, Rabu.

2.Jakpus pastikan ada patroli khusus di Pasar Tanah Abang

Pemerintah Kota Jakarta Pusat memastikan akan ada patroli untuk menjaga kawasan Pasar Tanah Abang agar tidak ada masyarakat berkerumun di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) periode ketiga.

"Kita sedang siapkan personel. Kemudian kita siapkan penempatan tiap anggota, lalu pemetaan titik keramaian," kata Kepala Seksi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Jakarta Pusat Gatra Pratama, di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto dan Asisten Pemerintah Kota Jakarta Pusat Denny Ramdhany melakukan inspeksi di Jalan Jati Baru, dekat Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2020). (ANTARA/Livia Kristianti) (ANTARA/Livia Kristianti)
3.Polisi sita 8,5 kilogram sabu dari 5 pengedar jaringan internasional

Polres Metro Jakarta Pusat menyita sebanyak 8,5 kilogram sabu dari lima orang pengedar narkoba jaringan internasional yang ditangkap di dua tempat berbeda yakni Sawangan dan Ciputat.

"Semua yang kita tangkap merupakan pengedar jaringan internasional," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto dalam konferensi pers di kantor Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu.

4.198 tiket kapal terjual untuk pelabuhan Tanjung Priok

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mencatat sebanyak 198 tiket kapal penumpang terjual hingga Selasa, 19 Mei 2020 untuk pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"198 tiket itu terjual sejak 16 Mei 2020, saat dibukanya penjualan tiket untuk penumpang," kata Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni, Yahya Kuncoro dihubungi di Jakarta, Rabu.

5.Polda Metro Jaya pergoki bus berstiker Kemenhub palsu

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memergoki sebuah bus AKAP yang beroperasi dengan menggunakan stiker Kementerian Perhubungan (Kemenhub) palsu.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo mengatakan penemuan bus AKAP berstiker palsu itu terjadi pada Rabu dini hari.

"Pada saat anggota jajaran Satpatwal melakukan patroli kawasan di Cibubur pada pukul 01.00 dini hari, di depan Bumi Perkemahan Cibubur melihat bus berstiker tersebut melintas, kemudian bus tersebut diberhentikan untuk pemeriksaan," kata Sambodo dalam keterangannya, Rabu.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Polda Metro Jaya ungkap selundupan sabu di dalam shockbreaker mobil

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar