Tips membuat "cookies" Lebaran untuk penyandang diabetes

Tips membuat "cookies" Lebaran untuk penyandang diabetes

Ilustrasi (Pixabay)

Jakarta (ANTARA) - Ada sejumlah hal yang harus para penyandang diabetes perhatikan saat membuat kue kering alias cookies Lebaran agar gula darah tidak melonjak naik dan membahayakan kondisi tubuhnya.

Baca juga: Ahli gizi: Konsumsi tiga nastar sama dengan sepiring nasi

Corporate Executive Chef Prasanthi Hotels and Resorts, Chef Bahran mengatakan, selain mengandung banyak gula, kue kering khas Hari Raya Lebaran juga mengandung mentega, susu, dan krim yang mengandung lemak jenuh.

"Karena itu, kue kering termasuk makanan yang perlu dihindari oleh penderita diabetes. Tetapi jika Anda benar-benar ingin makan makanan ringan yang satu ini, ada beberapa cara untuk membuat kue kering menjadi lebih ramah bagi penderita diabetes," kata dia dalam diskusi media via daring belum lama ini.

Berikut tipsnya:

1. Pencampuran tepung
Campur bahan tepung dengan tepung terigu untuk membuat kue untuk diabetes yang lebih sehat. Tepung terigu bisa juga menggunakan tepung gandung.

2. Gantikan gula dengan pemanis lain
Sebaiknya ganti bahan gula dengan pemanis lain, seperti pemanis alami dari ekstrak tanaman atau yang pemanis yang dianjurkan dokter. Rasa pengganti gula ini lebih manis daripada gula, tetapi tidak berkontribusi pada peningkatan gula darah.

3. Gantikan mentega
Cobalah mengganti mentega dengan versi yang lebih sehat, misalnya mentega khusus untuk penyandang diabetes. Jika tidak ada, Anda bisa membuatnya, yakni mencampurkan margarin rendah lemak atau minyak canola (atau juga vegetable oil) ke dalam campuran sehingga kandungan lemaknya bisa dikurangi.

4. Tambahkan buah
Salah satu asupan penting yang harus dipenuhi oleh penyandang diabetes adalah serat. Untuk menambahkan asupan serat ke kue, Anda dapat mencoba menambahkan beberapa jenis buah saat membuat kue kering, seperti buah beri, kelapa, atau buah kering rendah gula.

"Untuk menjaga kadar gula darah dalam tubuh, jangan terlalu banyak makan nastar, dua saja cukup teh hangat," demikian pesan Chef Bahran.


Baca juga: Aneka kue dan camilan Lebaran yang menimbulkan rasa nostalgia

Baca juga: Kahk el-Eid, kue Lebaran khas dari Mesir

Baca juga: Menu Lebaran - Nastar untuk penyandang diabetes Ala Chef Bahran

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar