Topik yang paling banyak ditanyakan di layanan telemedis saat Ramadhan

Topik yang paling banyak ditanyakan di layanan telemedis saat Ramadhan

Telemedis (HO/Good Doctor)

Jakarta (ANTARA) - Layanan konsultasi kesehatan daring menjadi pilihan masyarakat yang ingin berkonsultasi di tengah pembatasan sosial di mana kunjungan ke dokter atau rumah sakit ditunda, kecuali untuk kondisi darurat.

Berikut adalah lima keluhan kesehatan yang paling banyak ditanyakan selama bulan Ramadhan dalam konsultasi dengan dokter profesional lewat aplikasi telemedis GrabHealth powered by Good Doctor.

1. Dispepsia
Dispepsia alias gangguan pencernaan adalah rasa sakit di bagian perut atas. Menurut dokter Elizabeth Clarissa, mitra dokter dari Good Doctor Technology Indonesia, dalam siaran resmi, Jumat, istilah ini mengacu pada gejala seperti kembung, perut tidak nyaman, mual dan bersendawa.

Sebagian besar kasus gangguan pencernaan berkaitan dengan makan dan minum, jadi tak mengherankan keluhan ini paling banyak dikonsultasikan selama Ramadhan. Dispepsia juga bisa dipicu pikiran stres dan kecemasan. Kemungkinan kecemasan dalam situasi pandemi COVID-19 juga menjadi faktor meningkatknya kondisi ini. Good Doctor mencatat 10 persen konsultasi di aplikasi membahas topik seputar dispepsia.

2. Gangguan kulit
Sembilan persen topik konsultasi membahas gangguan kulit, bukan cuma ketidaknyamanan internal, tapi juga masalah kulit topikal. Gangguan kulit juga bisa mencerminkan masalah kesehatan internal, jadi masalah seperti kulit kering, berjerawat dan sensitif bisa terjadi karena pola makan dan tidur yang kurang baik.

3. Tips berpuasa untuk perempuan hamil dan menyusui
Sebanyak tujuh persen konsultasi di aplikasi ini membahas tentang tips berpuasa untuk perempuan hamil dan menyusui, menduduki peringkat ketiga topik yang paling banyak ditanyakan.

4. Pegal dan nyeri kepala
Dua kondisi ini kerap dialami, dan perubahan pola tidur dan aktivitas fisik yang tak teratur selama Ramadhan dapat menimbulkan keluhan tersebut. Sebanyak lima persen konsultasi membahas gangguan ini.

5. Pola makan baik saat puasa
Gejala sakit dan masalah kesehatan dapat dihindari dengan adanya perubahan tata cara makan pada bulan puasa, sebanyak lima persen konsultasi membahas
mengenai pola makan yang baik agar puasa berjalan dengan lancar dan bebas dari masalah kesehatan.

Baca juga: Berolahraga ketika puasa, ini hal-hal yang harus diperhatikan

Baca juga: Empat kondisi orang yang seharusnya tidak menjalani puasa sewaktu

Baca juga: Kehabisan pelembap kulit? Coba resep dari dokter ini

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

IDI: aplikasi telemedis solusi isolasi mandiri

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar