Gubernur apresiasi penggunaan KA untuk angkutan batu bara di Sumsel

Gubernur apresiasi penggunaan KA untuk angkutan batu bara di Sumsel

Gubernur Sumsel Herman Deru resmikan angkutan batu bara (ANTARA/HO - Humas Pemprov)

Bukan itu saja, kapasitas batu bara yang diangkut pun cukup banyak sehingga kereta api masih menjadi andalan
Palembang (ANTARA) - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan angkutan batu bara dengan menggunakan kereta api cukup efisien dan tingkat kecelakaannya pun lebih rendah.

"Bukan itu saja, kapasitas batu bara yang diangkut pun cukup banyak sehingga kereta api masih menjadi andalan," kata Gubernur Herman Deru usai meresmikan transportasi kereta api batu bara di Lahat, Jumat.

Oleh karena itu pihaknya mengapresiasi PT KAI yang telah menambah kereta api pengangkut batu bara di provinsi itu.

Gubernur Herman Deru juga mengharapkan PT  KAI bersama Kementerian PUPR membuat layang layang atau terowongan (flyover/underpas) agar jalan lintas tengah kereta api tidak terganggu.

Baca juga: BI : Tren perlambatan permintaan batu bara berlanjut

Ia juga berharap PT Sriwijaya Mandiri Sumsel sebagai BUMD milik provinsi itu bisa berkembang lebih cepat dan mandiri, serta memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kalau Pemprov Sumsel mendapatkan PAD yang baik tentu berimbas kepada kabupaten dan kota yang akan mendapatkan bantuan keuangan dari gubernur. Makanya saya harapkan kepada bupati untuk membantu kelancaran ini, kalaupun ada yang diusulkan dan itu dikewenangan gubernur ya segera diusulkan," kata Herman Deru.

Bahkan untuk pelaksanaan ini pihaknya juga meminta produktivitas tidak boleh terganggu walaupun dalam kondisi pandemi COVID -19. Namun ia juga mengingatkan para karyawan dalam bekerja tetap menggunakan protokol kesehatan dan hindari PHK.

Gubernur juga  mengapresiasi langkah PT Sriwijaya Mandiri Sumsel menggunakan kereta api untuk pengangkutan batu bara.

Baca juga: Harga batu bara menunjukkan tren penurunan

 

Pewarta: Ujang Idrus
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Neraca perdagangan surplus, akademisi ingatkan diversifikasi ekspor

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar