Politik kemarin, larangan Shalat Id berjamaah hingga lelang motor

Politik kemarin, larangan Shalat Id berjamaah hingga lelang motor

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo memberikan keterangan pers terkait konser amal virtual "Berbagi Kasih Bersama Bimbo", di Graha BNPB, Jakarta, Jumat. (Istimewa)

Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa politik pada Jumat (22/5) menarik perhatian masyarakat dan masih menarik untuk dibaca, mulai pemenang baru lelang motor Presiden Joko Widodo hingga Wapres Ma'ruf Amin ingatkan Shalat Id berjamaah di saat pandemi tidak sesuai ajaran agama.

Berikut rangkuman berita politik yang masih layak disimak pagi ini.

1. Wapres Ma'ruf Amin ingatkan Shalat Id berjamaah di saat pandemi tak sesuai ajaran agama

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pelaksanaan ibadah Shalat Idul Fitri secara berjamaah, baik di masjid maupun di ruang terbuka, selama masa pandemi COVID-19 tidak sesuai dengan prinsip ajaran agama Islam karena dapat meningkatkan penularan virus.

Selengkapnya tentang imbauan Wapres dapat dibaca di sini.

2. Warren Tanoe ditetapkan sebagai pemenang lelang konser amal

Pemenang lelang motor listrik milik Presiden Joko Widodo adalah pengusaha Warren Tanoesoedibjo dengan harga Rp2,550 miliar setelah pemenang sebelumnya, M. Nuh, saat diverifikasi teleponnya tidak aktif.

Kisah selengkapnya tentang lelang motor itu dapat dibaca di sini.

3. Bamsoet bantah konser amal telan biaya Rp6,7 miliar

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo membantah kabar bahwa konser amal virtual bertajuk "Berbagi Kasih Bersama Bimbo" yang berlangsung pada Minggu (17/5) menelan biaya Rp6,7 miliar seperti yang beredar di media sosial.

Selengkapnya soal biaya konser tersebut dapat dibaca di sini.

4. KPU pastikan DPT Pemilu 2014 aman tak diretas

Komisi Pemilihan Umum memastikan data daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2014 aman, tidak bocor dan tidak diretas setelah dilakukan pengecekan data server dari Kamis malam.

Selengkapnya di sini.

5. Anggota Komisi XI DPR RI tolak usulan cetak uang

Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Ramson Siagian menyatakan tegas menolak usulan pencetakan uang kepada Bank Indonesia (BI) sebagai langkah "Quantitative Easing" (QE) untuk keperluan stimulus atas dampak ekonomi dari pandemi COVID-19.

Alasan penolakan usulan tersebut dapat dibaca di sini.



 

Pewarta: Dyah Dwi Astuti
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden lepas ekspor 1,5 juta unit motor yamaha

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar