Minggu pagi, Pos Pemeriksaan di Jaktim tidak dijaga aparat

Minggu pagi, Pos Pemeriksaan di Jaktim tidak dijaga aparat

Posko "Check Point" Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur sepi dari penjagaan aparat, Minggu pagi (24/5/2020). (ANTARA/Andi Firdaus).

Jakarta (ANTARA) - Pejabat Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur mengungkapkan, ketiadaan petugas di Pos Pemeriksaan perbatasan di Jakarta Timur pada Minggu pagi karena adanya aktivitas ibadah.

"Petugas ada kegiatan lain, salah satunya Shalat Id," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Bernhard Hutajulu di Jakarta.
Posko "Check Point" Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, sepi dari penjagaan aparat, Minggu pagi (24/5/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)

Bernhard mengakui dua Posko "Check Point" Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kalimalang yang berbatasan dengan Bekasi serta Jalan Raya Bogor yang berbatasan dengan Depok tidak ada aktivitas pengawasan pengendara.

Di posko Kalimalang dekat Pasar Sumber Artha tampak beberapa petugas berseragam Dishub sekitar pukul 08.00 WIB, namun tidak melakukan pengawasan terhadap pengendara.

Sepeda motor maupun mobil bebas keluar-masuk ke wilayah Jakarta Timur melalui Duren Sawit.

Baca juga: Satpol PP Jaktim tangkap enam remaja pesta miras di malam takbiran
Baca juga: Pedagang Pasar Perumnas Klender jalani "rapid test" COVID-19
Posko "Check Point" Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, sepi dari penjagaan aparat, Minggu pagi (24/5/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)

"Siang ini kita tempatkan lagi petugas untuk melakukan kegiatan pengawasan sesuai Pergub 47 Tahun 2020 terkait PSBB," ujarnya.

Nantinya setiap pengendara yang keluar serta masuk Jakarta akan diperiksa dokumen perjalanan berupa surat izin dari pemerintah setempat. "Yang tidak surat izin kita putar balik," katanya.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Tak pakai masker di Jabar bisa didenda Rp150 ribu

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar