Tren positif perkembangan kasus COVID-19 di Batam

Tren positif perkembangan kasus COVID-19 di Batam

Ilustrasi - Sosialisasi COVID-19 di Pulau Galang Kota Batam. (ANTARA/Naim)

Dari semua puskesmas, 'tracing' (pelacakan) kontak primer dan 'screening' (penyaringan) yang negatif
Batam (ANTARA) - Perkembangan kasus COVID-19 di Kota Batam Kepulauan Riau kembali menunjukkan tren positif setelah lebih dari 100 sampel swab yang diperiksa hasilnya negatif virus corona jenis baru itu.

"Lebih dari 100 sampel negatif. Semoga pertanda baik," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam, Senin.

Ia menyatakan dari seluruh hasil swab PCR yang keluar hari ini, tidak ada yang menunjukkan positif COVID-19.

Sebanyak 100 sampel itu diambil dari orang-orang yang ditelusuri tim Dinas Kesehatan berdasarkan penelusuran kontak erat dengan pasien positif COVID-19.

Baca juga: Tren sembuh pasien positif Covid-19 di Bekasi naik 100 persen

Hasil swab itu juga dari orang-orang dengan hasil tes cepat reaktif dari berbagai tempat yang ditelusuri tim.

"Dari semua puskesmas, 'tracing' (pelacakan) kontak primer dan 'screening' (penyaringan) yang negatif," kata dia.

Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam Azril menyatakan tidak ada penambahan kasus pasien baru yang terpapar virus corona.

Berdasarkan catatannya, hingga Senin, terdapat 90 pasien positif COVID-19, 34 orang di antaranya telah pulih, delapan meninggal, dan selebihnya masih dalam perawatan di sejumlah rumah sakit pemerintah dan swasta.

Data Gugus Tugas Batam juga menyebut pasien COVID-19 tersebar di sembilan kecamatan di pulau utama, sedangkan tiga kecamatan pulau penyangga dinyatakan masih hijau, bersih dari paparan virus corona.

Baca juga: Kadinkes Batam: tren perkembangan COVID-19 menggembirakan
Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 meningkat jadi 5.642 orang
Baca juga: Kota Sukabumi dinilai sudah melewati puncak penyebaran COVID-19

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

RSKI Pulau Galang siap tampung pasien dari daerah lain

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar