Bertambah 12, warga positif COVID-19 di Papua naik jadi 652 kasus

Bertambah 12, warga positif COVID-19 di Papua naik jadi 652 kasus

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Papua dr Sileanus Sumule . (FOTO ANTARA/Evarukdijati)

Hari Rabu (27/5) ini ada penambahan 12 kasus positif COVID-19, yang berasal dari tiga kabupaten dan kota
Jayapura (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Papua menyatakan ada 12 kasus tambahan baru warga daerah itu yang positif terpapar virus corona jenis baru penyebab COVID-19 pada Rabu ini sehingga jumlahnya bertambah menjadi sebanyak 652 orang.

"Hari Rabu (27/5) ini ada penambahan 12 kasus positif COVID-19, yang berasal dari tiga kabupaten dan kota, " kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Papua dr Silwanus Sumule di Jayapura, Rabu malam.

Ia menambahkan dari jumlah warga yang terpapar COVID-19 di Papua sebanyak 653 orang itu, 458 orang di antaranya dirawat di sejumlah rumah sakit.

Untuk pasien COVID-19 yang sembuh tercatat 183 kasus dan meninggal 11 kasus. Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 796 kasus dan orang dalam pemantauan (ODP) 2.679 kasus.

Hingga saat ini, kata dia, pemeriksaan sampel yang sudah dilakukan tercatat 4.864 sampel dengan tes "Polymerase Chain Reaction" (PCR).

Ditegaskannya bahwa terus bertambahnya jumlah warga Papua yang terjangkit virus corona diduga akibat belum maksimalnya penerapan penggunaan masker dan disiplin pada "physical distancing".

Diakuinya bahwa memang di lapangan masih banyak masyarakat yang tidak mengindahkan anjuran sesuai protokol kesehatan.

Ketika ditanya tentang tenaga medis yang terjangkit, ia mengaku ada  sebanyak 34 orang, tujuh di antaranya sudah sembuh.

Tenaga medis yang terpapar itu dari berbagai profesi, mulai dokter, perawat  hingga tenaga laboratorium yang tersebar di Kota dan Kabupaten Jayapura, Jayawijaya, Merauke dan Mimika, demikian Silwanus Sumule.

Baca juga: Jumlah tenaga medis terpapar COVID-19 di Papua jadi 34 orang

Baca juga: Dua tenaga medis dilaporkan ditembak KKB di Wandai, satu meninggal

Baca juga: BMP kecam penembakan tenaga medis di Intan Jaya

Pewarta: Evarukdijati
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kasus aktif dan kematian COVID-19 Indonesia lebih kecil dari rata-rata dunia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar