Sulsel siapkan penerapan skema normal baru

Sulsel siapkan penerapan skema normal baru

Juru Bicara COVID-19 Sulsel dr Ichsan Mustari.ANTARA/Abd Kadir

Seluruh daerah akan mempersiapkan bagaimana menerapkan skema normal baru, Sulsel juga sudah membahas masalah ini
Makassar (ANTARA) - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulawesi Selatan mulai menyiapkan penerapan skema normal baru sebagai kebijakan baru setelah pandemi COVID-19 dinilai mereda. 

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sulsel dr Ichsan Mustari di Makassar, Kamis, mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat khusus membahas kesiapan daerah itu menerapkan skema normal baru. 

Baca juga: Pemprov Sulsel dukung pemda buat inovasi atasi dampak COVID-19

"Seluruh daerah di Indonesia akan mempersiapkan bagaimana menerapkan skema normal baru, Sulsel juga sudah membahas masalah ini," katanya.

Ia menjelaskan, syarat untuk memberlakukan skema normal baru sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Baca juga: Nurdin Abdullah belum ambil keputusan soal pembukaan mal

Termasuk di antaranya daerah tersebut sudah mengalami penurunan angka kasus COVID-19 di atas 50 persen. Satgas juga berharap masyarakat bisa melakukan upaya antisipasi termasuk selalu menjaga jarak.

"Potensi penerapan normal baru begitu besar melihat jumlah kasus yang terus mengalami penurunan," kata dia.

Baca juga: Pemkot Bogor siapkan skenario belajar di sekolah pada fase normal baru

Asisten Operasional Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sulsel Kolonel Inf Eden Chandra Hayat mengatakan untuk menerapkan skema normal baru, Gugus COVID-19 Sulsel harus mempersiapkan segala sesuatunya sejak dini dengan menyusun aturan baru. 

Tujuannya agar nantinya tidak terjadi permasalahan yang akan menghambat pelaksanaan kegiatan tersebut.

Berdasarkan data laman covid-19.sulselprov.go.id terkonfirmasi 1.381 kasus positif COVID-19, 518 orang sudah sembuh dan 70 meninggal dunia.

Baca juga: Ganjar: Normal baru di Jateng tidak dalam waktu dekat

 

Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar