Saham Australia ditutup menguat untuk hari ketiga berturut-turut

Saham Australia ditutup menguat untuk hari ketiga berturut-turut

Ilustrasi: Bursa saham Australia (Reuters)

Setelah blip kecil di pasar kemarin, saham lokal hari ini meneruskan bentuk yang kuat yang terlihat awal pekan ini
Sydney (ANTARA) - Saham-saham Australia ditutup lebih tinggi untuk hari ketiga berturut-turut minggu ini pada Kamis, dengan sektor keuangan kembali memimpin kenaikan karena bank-bank besar melonjak.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 76,10 poin atau 1,32 persen menjadi 5.851,10 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 72,90 poin atau 1,24 persen pada 5.957,80 poin.

"Setelah blip kecil di pasar kemarin, saham lokal hari ini meneruskan bentuk yang kuat yang terlihat awal pekan ini," kata analis pasar Commsec, James Tao.

"Keuntungan lokal mengikuti sesi yang kuat di Wall Street dengan indeks Dow Jones naik 2,2 persen. Optimisme investor meningkat secara global ketika ekonomi dibuka kembali dan memulai pemulihan ekonomi setelah penguncian."

Secara lokal, sebagian besar sektor lebih tinggi, dengan keuangan memimpin kenaikan lebih dari tiga persen, namun saham-saham energi merosot ketika pasar minyak global melemah.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melonjak dengan Commonwealth Bank naik 2,22 persen, Westpac Bank naik 4,43 persen, ANZ naik 4,46 persen dan National Australia Bank naik 4,74 persen.

Saham-saham pertambangan menguat dengan Rio Tinto naik 2,31 persen, BHP naik 2,03 persen, Fortescue Metals naik 3,36 persen dan penambang emas Newcrest naik 0,81 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas jatuh dengan Oil Search turun 1,15 persen, Santos turun 3,20 persen dan Woodside Petroleum turun 2,04 persen.

Supermarket terbesar Australia beragam dengan Coles naik 0,46 persen dan Woolworths naik 0,17 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra terangkat 2,21 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas tidak berubah dan perusahaan biomedis CSL turun 0,17 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar