Rupiah Kamis sore melemah, tertekan sentimen UU Keamanan Hong Kong

Rupiah Kamis sore melemah, tertekan sentimen UU Keamanan Hong Kong

Ilustrasi: Pekerja menunjukkan uang rupiah dan dolar Amerika Serikat di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj).

Jadi mungkin besok, rupiah masih bergerak di kisaran sama, Rp14.650-Rp14.800 per dolar AS
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore melemah tipis seiring disetujuinya UU Keamanan Nasional Hong Kong.

Rupiah ditutup melemah tipis 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp14.715 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.710 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis, mengatakan pasar melihat persetujuan China terhadap UU Keamanan Nasional Hong Kong hari ini akan meningkatkan tensi hubungan Amerika Serikat-China.

"Hal ini bisa memberikan dampak negatif ke perekonomian global," ujar Ariston.

Baca juga: Melemah pada pembukaan pagi, namun rupiah diprediksi menguat hari ini

Namun, lanjut Ariston, respons positif terhadap pelonggaran lockdown menjaga pelemahan tidak terlalu dalam dan rupiah masih bergerak konsolidatif terhadap dolar AS.

Menurut Ariston, dua isu tersebut masih akan belum berubah. Pasar menunggu sikap AS akhir pekan ini.

"Jadi mungkin besok, rupiah masih bergerak di kisaran sama, Rp14.650-Rp14.800 per dolar AS," katanya.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah di posisi Rp14.740 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.715 per dolar AS hingga Rp14.770 per dolar AS.

Sementara itu kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan rupiah melemah menjadi Rp14.769 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.761 per dolar AS.

Baca juga: IHSG Kamis Sore menghijau di tengah bervariasinya bursa kawasan



 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Warga Magetan budidaya jeruk dekopon beromset puluhan juta rupiah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar