Satu hari kasus COVID-19 Kalsel bertambah 116 menjadi 819

Satu hari kasus COVID-19 Kalsel bertambah 116 menjadi 819

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan, Pengendalian dan Penanganan COVID-19 Kalimantan Selatan HM Muslim. ANTARA/HO-Humpro Kalsel

Banjarbaru (ANTARA) - Hanya dalam satu hari kasus positif COVID-19 di Kalimantan Selatan bertambah 116 orang sehingga total menjadi 819 kasus.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan, Pengendalian dan Penanganan COVID-19 Kalimantan Selatan HM Muslim di Banjabaru Kamis petang mengatakan, dari 89 kasus itu, rinciannya sebanyak 666 kasus dalam perawatan rumah sakit dan karantina mandiri, 81 orang dinyatakan sembuh dan 72 orang meninggal dunia.

Ia menjelaskan penambahan 116 tersebut berasal dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang hasil swabnya positif sebanyak 14 orang.

Sebanyak 14 kasus tersebut, empat orang dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin, satu orang dirawat di RS HM Ansyari Saleh Banjarmasin, empat orang dari RS Bhayangkara Banjarmasin, satu orang di RS Ciputra Banjarmasin dan empat orang dirawat di RS Idaman Banjarbaru.

Baca juga: Tim Gugus Tugas Kalsel siapkan seribu kamar isolasi COVID-19
Baca juga: Jubir: Tak ada Perwali baru perpanjang PSBB tahap III di Banjarmasin


Sedangkan sisanya, sebanyak 102 kasus merupakan hasil tracking yang dilaksanakan di pasar tradisional beberapa waktu lalu.

"Dari hasil pemeriksaan swab terhadap tracking di beberapa pasar tradisional, yang positif sebanyak 102 orang," katanya.

Adapun sebaran kasus COVID-19 berdasarkan daerah, masing-masing adalah Banjarmasin 365 orang, sebanyak 284 orang dalam perawatan, 22 orang sembuh dan 59 orang meninggal dunia.

Kabupaten Tanah Bumbu tetap 123 kasus, dengan rincian 117 orang dalam perawatan dan lima orang sembuh dan satu orang meninggal dunia.

Kabupaten Tanah Laut 60 kasus, sebanyak 52 orang dalam perawatan, tujuh orang sembuh dan satu orang meninggal dunia. Kabupaten Kotabaru sebanyak sembilan kasus, yakni delapan orang dalam perawatan dan satu orang sembuh.

Kabupaten Banjar sebanyak 91 kasus, dengan rincian 75 orang dalam perawatan, sembilan orang sembuh dan tujuh orang meninggal dunia, dan Kabupaten Barito Kuala sebanyak 63 kasus, yakni 60 orang dalam perawatan dan dua orang sembuh dan satu orang meninggal dunia.

Baca juga: Pemeriksaan di perbatasan Kalteng-Kalsel diperketat cegah COVID-19
Baca juga: Pemprov Kalsel siapkan seribu tempat tidur antisipasi COVID-19


Sementara Kabupaten Tapin 41 kasus, sebanyak 40 orang dalam perawatan dan satu orang meninggal dunia. Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) delapan kasus, sebanyak tiga orang dalam perawatan empat orang sembuh dan satu meninggal dunia.

Kemudian Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) sebanyak tiga kasus, satu orang dalam perawatan dan dua orang sembuh. Kabupaten Tabalong enam kasus dinyatakan sembuh semua.

Kabupaten Balangan sebanyak dua kasus dan sembuh semua. Kota Banjarbaru 43 kasus, sebanyak 22 orang dalam perawatan dan 21 orang sembuh. Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) sebanyak lima kasus, empat orang dalam perawatan dan satu orang meninggal dunia.

Sedangkan Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 916 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 171 orang, demikian HM Muslim.

Baca juga: Cegah COVID-19, protokol tetap dijalankan BPJS Kesehatan hingga daerah
Baca juga: PT Adaro datangkan dua ventilator impor untuk RSUD Ulin Banjarmasin

Pewarta: Ulul Maskuriah
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Masih banyak warga abaikan protokol kesehatan di pasar tradisional

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar