Sumatera Selatan siapkan 10 ribu alat tes cepat layanan drive thru

Sumatera Selatan siapkan 10 ribu alat tes cepat layanan drive thru

Ilustrasi - Petugas kesehatan mengambil sampel darah pekerja saat tes diagnostik cepat (rapid test) COVID-19 di sebuah pabrik. ANTARA FOTO/Siswowidodo/foc/am.

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan 10.000 alat tes cepat (rapid test) untuk mengecek sampel COVID-19 melalui layanan drive thru.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru di Palembang, Jumat, mengatakan rapid test drive thru tersebut bakal dioperasikan dalam waktu dekat.

“Nantinya semua warga dapat melakukan rapid test di drive thru yang kami siapkan, bahkan warga luar provinsi yang datang ke Sumsel pun bisa tes secara gratis,” kata dia saat meninjau tes cepat untuk wartawan di Rumah Sehat COVID-19, Jakabaring Sport City (JSC) Palembang.

Deru menambahkan masyarakat yang ingin mengikuti tes cepat harus mempersiapkan sejumlah persyaratan terlebih dulu, salah satunya KTP dan surat pengantar dari fasilitas kesehatan terdekat.

“Iya harus ada syaratnya dan indikasi COVID-19 makanya perlu pengantar dari faskes,” ujar dia.

Baca juga: Dinkes Pontianak imbau swasta juga lakukan tes cepat COVID-19

Baca juga: 270 ASN di lingkungan Pemkot Pontianak jalani tes cepat COVID-19


Menurut Gubernur, perkembangan penyebaran Corona di Sumsel telah menunjukkan tren menurun.

“Kemarin jumlah kasus positif sebanyak 26, berbeda dengan beberapa hari sebelumnya mencapai 119. Menurut saya, saat itu sudah puncaknya sehingga sekarang tren menurun,” kata dia.

Walau demikian, warga diimbau tetap disiplin dalam menerapkan jaga jarak aman (physical distancing) karena sejatinya benteng pertahanan melawan virus corona berada pada masing-masing individu.

Sejauh ini, per 28 Mei 2020, warga Sumatera Selatan positif terinfeksi wabah COVID-19 terus bertambah setiap hari mendekati 1.000 kasus atau tepatnya 941 kasus.

Sementara itu, dua kota di Sumsel saat ini sedang menjalankan Pembatasan Sosial Berskala Besar yakni Kota Palembang dan Kota Prabumulih.*

Baca juga: 1.000 anggota Kowani ikuti tes cepat COVID-19

Baca juga: Tes cepat dan arus penyeberangan Situbondo-Madura

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Penetapan tarif tes cepat COVID-19 demi mencegah komersialisasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar