Seorang pedagang di Pasar Klender reaktif COVID-19

Seorang pedagang di Pasar Klender reaktif COVID-19

Petugas Puskesmas Duren Sawit, Jakarta Timur, melakukan rapid test dan swab terhadap 66 pedagang di Pasar Perumnas Klender, Jumat (29/5/2020). (ANTARA/HO-Puskesmas Duren Sawit).

Rapid dan swab test dilakukan terhadap 66 pedagang dari hasil tracing sebelumnya
Jakarta (ANTARA) - Seorang pedagang di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, dinyatakan reaktif COVID-19 berdasarkan hasil rapid test yang diselenggarakan Jumat.

"Dari total 66 peserta rapid dan swab test, kita temukan satu pedagang  reaktif," kata Kepala Puskesmas Kecamatan Duren Sawit Rita Wedya Astuti di Jakarta, Jumat.

Baca juga: 50 pedagang Pasar Klender pernah kontak dengan penderita COVID-19

Terhadap pedagang tersebut telah dilakukan swab namun harus menunggu hasil paling lambat Minggu (31/5).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti temuan lima pedagang yang sebelumnya dinyatakan positif COVID-19.

Dari hasil kegiatan serupa pada Jumat (22/5) terhadap 20 pedagang Pasar Perumnas Klender hasilnya ada tiga pedagang terpapar COVID-19, sedangkan dua lainnya diketahui beberapa hari sebelumnya.

Baca juga: Kasus bertambah, pedagang Pasar Perumnas Klender "rapid test" lagi

Puskesmas Kecamatan Duren Sawit selanjutnya menelusuri lebih dalam lagi melalui pemeriksaan kesehatan lanjutan agar penyebaran COVID-19 ini segera teratasi.

"Kita lakukan tracing lebih tajam lagi, kemudian untuk swab test dan rapid test ini sudah dua kali," kata Rita.

Rita juga menambahkan dari total 66 pedagang yang mengikuti swab test dan rapid test ini adalah yang sempat terlibat kontak langsung dengan lima pedagang positif COVID-19.

Baca juga: Pasar Perumnas Klender "diserbu" konsumen daging dan ketupat

"Peserta kali ini hasil dari tracing kami dari pasien positif sebelumnya," katanya.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Hotel Grand Surabaya jadi tempat menginap tenaga medis

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar