Tinjau arus balik, Kakorlantas: Kendaraan logistik mendominasi

Tinjau arus balik, Kakorlantas: Kendaraan logistik mendominasi

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Istiono saat meninjau Pos Jaga Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (29/5/2020) (HO-Dok Korlantas Polri)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Istiono menyebutkan kendaraan logistik mendominasi arus balik hingga hari keempat (H+4) setelah Lebaran 2020.

"Evaluasi hari ini kami sampaikan bahwa arus balik sampai hari ini adalah H+4 kecenderungan masih didominasi oleh angkutan logistik," katanya, melalui pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat malam.

Istiono menyampaikannya saat meninjau titik pantau arus mudik dan balik Lebaran di Pos Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat.

Baca juga: Hingga H+4 Lebaran 25.506 kendaraan arus balik dihalau petugas
Baca juga: Sekitar 1,8 juta orang meninggalkan Jabodetabek pada masa mudik


Dari hasil evaluasi di 146 pos penjagaan lalu lintas yang tersebar dari Jawa Timur hingga Lampung, kata dia, kecenderungan lalu lintas berlangsung landai dan normal.

"Ada keengganan masyarakat untuk mulai berpindah atau melakukan perjalanan dari kota ke kota, termasuk silaturahmi antarkota terkendali cukup bagus," katanya.

Kemudian, kata dia, tidak ada penumpukan di lokasi-lokasi penyekatan di 146 pos dari Lampung hingga Jatim.

Untuk kendaraan yang sudah diminta putar balik sampai hari ini lebih kurang 25 ribu unit, sementara untuk arus mudiknya sekitar 78 ribu unit.

"Total kendaraan yang dihalau arus balik maupun mudik sampai hari ini 103 ribu. Nah, kita cek sama-sama jalur Pantura dari Jomin ini di daerah Subang, Patok Besi, kecendrungannya jalur A dan B cukup landai terkendali semuanya," katanya.

Sesuai dengan keputusan Kapolri, kata dia, Operasi Ketupat yang semestinya berakhir pada 31 Mei 2020 akan diperpanjang tujuh hari menyesuaikan dengan keputusan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

"Ya, operasi ini sesuai dengan keputusan dari Gugus Tugas COVID-19 akan kita perpanjang tujuh hari, dan kepolisian menyesuaikan kegiatan operasi ini dengan yg sudah diputuskan oleh Bapak Kapolri," katanya.

Artinya, Kakorlantas menegaskan bahwa 146 pos penyekatan tentunya masih berlaku dan menjalankan tugas dan fungsinya yang sama dengan Operasi Ketupat dan operasi rutin yang ditingkatkan berlaku untuk seluruh Indonesia.

Pada kesempatan itu, Kakorlantas secara marathon meninjau sejumlah pos pengamanan arus balik, antara lain di Pos Jaga Cikopo, Pos Check Point Patok Besi, Pantura Subang dan Check Point KM 47 Tol Cikampek arah Jakarta.

Saat meninjau, Istiono didampingi Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat Kombes Pol Eddy Djuanaedi bersama dengan Direktur Jasa Raharja Budi Rahardjo.

Di setiap pos yang ditinjaunya, Kakorlantas menyempatkan untuk membagikan masker dan vitamin terhadap personel yang berjaga di pos penyekatan atau "check point".

Baca juga: Ketua MPR: Fokus kendalikan arus balik cegah gelombang kedua COVID-19
Baca juga: H+2 Lebaran, Jasa Marga catat 171 ribu kendaraan menuju Jakarta

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Polri berikan ribuan paket sembako kepada masyarakat Baduy

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar