Jakarta (ANTARA) - Pemerintah India meminta para penyedia layanan internet untuk memblokir situs berbagi berkas WeTransfer, yang digunakan masyarakat mereka ketika bekerja dari rumah atau work from home.

Dikutip dari Reuters, Senin, Departemen Telekomunikasi India, tidak menyebutkan secara spesifik alasan memblokir WeTransfer, kecuali "demi keamanan nasional atau kepentingan publik.

WeTransfer membenarkan akses mereka ditutup di India,

"Pada saat ini, WeTransfer kelihatannya diblokir dan tidak tersedia di India," kata WeTransfer dalam blog resmi.

"Kami bekerja keras untuk memahami alasan dibalik pemblokiran, juga bagaimana untuk memulihkannya sesegera mungkin".

WeTransfer merupakan platform berbagi berkas asal Belanda, berdiri sejak 2009.

WeTransfer memberikan layanan mengirim berkas hingga 2GB untuk akun gratis, sementara akun berbayar bisa mengirim berkas hingga 20GB.


Baca juga: China minta India tidak blokir Huawei jika tak ingin sanksi balik

Baca juga: Zoom berencana luncurkan enkripsi kuat untuk pelanggan berbayar

Baca juga: Parlemen India minta pemerintah blokir TikTok

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2020