DPR minta Kapolda DIY usut intimidasi pada panitia diskusi UGM

DPR minta Kapolda DIY usut intimidasi pada panitia diskusi UGM

Herman Herry. ANTARA/www.dpr.go.id/pri (www.dpr.go.id)

Saya mengecam apabila memang terjadi tindak intimidasi dan pengancaman terhadap panitia dan narasumber diskusi di UGM seperti yang beberapa hari terakhir ramai dibicarakan publik dan di media sosial
Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry meminta Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta Irjen Pol Asep Suhendar mengusut tuntas kasus dugaan intimidasi dan pengancaman terhadap panitia kegiatan diskusi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Dia mengatakan pengusutan oleh pihak kepolisian perlu dilakukan untuk memperlihatkan bahwa kebebasan berpendapat dan berdiskusi adalah hak yang dijamin oleh Undang-Undang di Indonesia.

"Saya mengecam apabila memang terjadi tindak intimidasi dan pengancaman terhadap panitia dan narasumber diskusi di UGM seperti yang beberapa hari terakhir ramai dibicarakan publik dan di media sosial," kata Herman Hery dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Mahfud sayangkan diskusi di UGM batal digelar

Selain itu, dia meminta aparat Kepolisian juga harus memastikan keselamatan para pihak yang diteror sehingga diharapkan Kepolisian serius menyelidiki dan menindak agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi di era demokrasi seperti sekarang.

Herman menilai tidak melihat bahwa diskusi tersebut mengarah pada isu makar.

Namun di sisi lain dia menilai, kita semua harus ingat bahwa kebebasan berpendapat dan berdiskusi merupakan hak yang dijamin oleh Undang-Undang selama memang tidak melanggar ketertiban sosial.

"Apalagi, diskusi oleh mahasiswa UGM ini digelar dalam forum akademis. Penyelidikan oleh kepolisian akan membantu menenangkan perdebatan di antara masyarakat dan publik harus menahan diri serta tidak terpengaruh berbagai kesimpangsiuran terkait kasus ini," ujarnya.

Baca juga: Polri siap usut teror diskusi UGM

Politisi PDI Perjuangan itu berharap masyarakat tidak berspekulasi berlebihan dan menunggu hingga didapatkan kejelasan mengenai dugaan ancaman dan intimidasi tersebut.

Dia juga mengimbau kepada panitia maupun narasumber yang mendapat ancaman dan intimidasi, diharapkan juga bersedia bekerja sama dan memberikan informasi menyeluruh kepada aparat kepolisian hingga kasus ini bisa diselesaikan dengan tuntas.

Baca juga: Kahgama berharap teror terhadap mahasiswa UGM diusut tuntas

Baca juga: Teror diskusi di UGM, Tak dibenarkan ancam kebebasan berpendapat

Baca juga: UII -UGM kecam intimidasi terhadap diskusi ilmiah di Yogyakarta

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Normal baru, Komisi III DPR RI apresiasi kinerja TNI Polri 

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar