Kerja sama ANTARA-Diskominfo bantu sebarkan program pemerintah

Kerja sama ANTARA-Diskominfo bantu sebarkan program pemerintah

Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenkopolhukam MarsdaTNI Rus Nurhadi saat membuka acara Silaturahmi Nasional dan Halal Bihalal Virtual, di Jakarta, Rabu (3/6/2020). (ANTARA Digital Media/Teguh Rahmanto)

Jakarta (ANTARA) - Kerja sama Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA melalui anak usahanya Antara Digital Media dan Diskominfo dapat membantu menyebarkan pencapaian program kerja pemerintah.

Hal itu terungkap ketika ANTARA menggelar Silaturahmi Nasional dan Halal Bihalal Virtual bersama Forum Kadis Kominfo Indonesia, Rabu, seperti dikutip dalam siaran persnya.

Acara dengan tema "Kopi Satukan Negeri" dihadiri 133 Kadis Kominfo dari seluruh wilayah di Indonesia, Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi Informasi dan Aparatur Kemenko Polhukam Marsda TNI Rus Nurhadi Sutedjo, Direktur Deteksi Ancaman Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Sulistyo, Ketua Forum Kadis Kominfo Haris Tome dan CEO Antara Digital Media Darmadi.

Baca juga: Deputi: Kominfo-ANTARA ujung tombak lawan hoaks dan satukan negeri

Marsda TNI Rus Nurhadi mengatakan kerja sama Diskominfo dengan Antara Digital Media sangat bermanfaat bagi perkembangan dan pencapaian kinerja pemerintah untuk disebarkan secara luas.

"Informasi dari Aceh hingga Papua bisa tersebar ke pelosok negeri hingga mancanegara. Dalam menghadapi pandemi COVID-19 dan memasuki tatanan hidup dengan kebiasaan baru, masyarakat membutuhkan informasi mengenai perkembangan wilayah," katanya.

Ia menegaskan, Diskominfo dan ANTARA dapat menjadi ujung tombak dalam menangkal berita bohong atau hoaks yang dapat memicu perpecahan antar anak bangsa.

Sinergitas ini, lanjut dia, harus dilakukan untuk meredam berbagai isu SARA, radikalisme dan komunisme.

"Kita semua dapat bekerja sama dengan baik untuk menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Persatuan dan Kesatuan masyarakat harus ditingkatkan," jelas Rus.

Baca juga: ANTARA optimistis dapat jalankan tugas di tengah pandemi COVID-19

Sementara itu, Direktur Deteksi Ancaman Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Sulistyo mengungkapkan kerja sama Diskominfo dengan ANTARA memiliki dampak yang besar.

"Pemerintah daerah bisa bertukar informasi mengenai perkembangan ekonomi dan masyarakat bisa terhindar dari berita hoaks," ujarnya

Menurut Sulistyo, pada era digital penyebaran informasi harus cepat dilakukan dan diketahui masyarakat.

"Kerja sama dengan ANTARA bisa mendukung kinerja pemerintah pusat dan daerah," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kadis Kominfo Haris Tome mengatakan Diskominfo memiliki peran dalam penyebaran informasi di daerah.

Sinergi dengan ANTARA sangat penting dan informasi yang dipublikasikan oleh ANTARA bisa menumbuhkan nasionalisme yang tinggi.

"Kerja sama ini sangat bermanfaat agar informasi di seluruh wilayah dapat didistribusikan melalui jaringan ANTARA. Program pemerintah pusat dan daerah bisa diketahui masyarakat," tuturnya.

Baca juga: Sejak Januari, ANTARA produksi 33.500 berita terkait COVID-19

Senada dengan Haris, CEO Antara Digital Media Darmadi menyatakan melalui kerja sama layanan informasi publik, para pemimpin di pusat maupun daerah bisa memberikan informasi terbaru.

"Informasi di daerah bisa disebarkan melalui jaringan ANTARA sehingga program pemerintah pusat dan daerah bisa tersebar luas hingga mancanegara," tegasnya.

Pada acara tersebut, Antara Digital Media juga memberikan penghargaan kepada tiga Diskominfo yang paling aktif dalam mengisi konten berita dan informasi di Media Pool.

Ketiga Diskominfo itu masing-masing adalah Diskominfo Kabupaten Muara Enim sebagai juara pertama, Kabupaten Kuburaya juara kedua dan Kabupaten Pangkep sebagai juara ketiga.

Pemberian hadiah berupa TV LED 50 inci untuk para pemenang itu diharapkan dapat memacu Diskominfo untuk lebih aktif menyuarakan pencapaian pembangunan daerah masing-masing.
 

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Diskominfo Kota Bandung siapkan 227 CCTV untuk tilang elektronik

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar