RS Unud batasi layanan tes swab hanya 80 orang per hari

RS Unud batasi layanan tes swab hanya 80 orang per hari

Petugas medis melayani warga yang akan melakukan tes COVID-19 di Rumah Sakit Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, Bali, Selasa (2/6/2020). ANTARA/Fikri Yusuf

Kalau 'rapid test' tidak ada batasan per hari, biasanya rata-rata setiap hari lebih 100 orang
Badung (ANTARA) - Rumah Sakit Universitas Udayana (RS Unud) yang merupakan rumah sakit khusus untuk penanganan COVID-19 di Provinsi Bali, membatasi layanan tes swab dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) hanya 80 orang per hari.

Surat keterangan hasil uji swab itu digunakan sebagai salah satu persyaratan bagi calon pelaku perjalanan keluar daerah.

Baca juga: RS PTN Unud Bali siapkan tes PCR

"Kalau yang tes swab PCR kami batasi 80 orang per hari," ujar Dirut RS Unud, Dr dr Dewa Putu Gede Purwa Samatra di Kabupaten Badung, Bali, Rabu.

Ia mengatakan selain melakukan pemeriksaan tes swab dengan metode PCR, pihaknya juga melayani pemeriksaan cepat atau rapid test.

Baca juga: RS PTN Unud sediakan 97 ruang isolasi penanganan COVID-19

"Kalau rapid test tidak ada batasan per hari, biasanya rata-rata setiap hari lebih 100 orang yang melakukan rapid test di rumah sakit ini," katanya.

Ia menjelaskan layanan tersebut hanya dilakukan kepada calon pelaku perjalanan yang dibuktikan dengan menunjukkan dokumen akan melakukan perjalanan sebelum menjalani tes COVID-19.

Baca juga: RS Khusus COVID-19 di Bali resmi dioperasikan

Menurut Dewa Putu Gede Purwa Samatra, setelah ditunjuk untuk melakukan pemeriksaan tes COVID-19, memang minat masyarakat yang datang dan melakukan tes COVID-19 di RS Unud cukup tinggi.

Hak tersebut membuat pihaknya juga menyediakan tenda yang dipasang di sekitar area poliklinik sebagai upaya menjaga physical distancing masyarakat yang mengantre agar tidak terjadi kerumunan.

Baca juga: Rumah Sakit PTN Unud Bali jadi RS khusus COVID-19 mulai 7 April

Namun, Gede Purwa mengatakan untuk warga yang akan melakukan tes COVID-19 dengan metode rapid test sebenarnya bisa melakukan pemeriksaan di puskesmas yang ditunjuk Pemprov Bali dan tidak harus datang ke RS PTN Unud.

"Sebenarnya rapid test tidak perlu ke sini, di sini bisa juga tapi kasihan antre banyak dan lama. Satgas Provinsi sudah mengeluarkan 11 rujukan puskesmas di Bali untuk pelaksanaan rapid test. Tetapi untuk swab memang kami yang ditunjuk," katanya.

Baca juga: Rumah Sakit PTN Unud siapkan SDM-fasilitas sebagai RS khusus COVID-19

​​​​​​​

Pewarta: Naufal Fikri Yusuf
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Penetapan tarif tes cepat COVID-19 demi mencegah komersialisasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar