Balita empat tahun di Batola Kalsel tertular COVID-19

Balita empat tahun di Batola Kalsel tertular COVID-19

Juru Bicara Tanggap Darurat COVID-19 Kabupaten Barito Kuala Hj Azizah Sri Widari. Antaranews Kalsel/Humas Batola. (.)

Marabahan (ANTARA) - Balita empat tahun di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, positif COVID-19 bersama tujuh orang pasien lainnya setelah hasil tes swab dirilis Rabu.

Juru Bicara (Jubir) Tanggap Darurat COVID-19 Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, Azizah Sri Widari mengatakan, pasien positif Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Barito Kuala bertambah tujuh orang sehingga total menjadi 88 kasus.

"Hingga Rabu terjadi penambahan tujuh kasus positif. Yang memprihatinkan dari tujuh pasien baru ini terdapat anak perempuan berusia empat tahun," kata Azizah.

Penambahan tujuh pasien positif tersebut, menurut dia, berdasarkan hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) atau reaksi berantai polimerase terhadap delapan orang pasien orang dalam pemantauan (ODP) dan orang tanpa gejala (OTG).

Baca juga: Harga sawit di Kalbar kembali turun terdampak COVID-19

Baca juga: Umat Islam diminta bersabar dengan ditiadakannya pemberangkatan haji


"Dari pemeriksaan PCR yang dilakukan, hasilnya diketahui tujuh orang positif dan satu orang negatif," katanya.

Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu mengatakan, tujuh pasien positif baru di Batola itu masing-masing lima orang dari Kecamatan Rantau Badauh, satu dari Kota Marabahan, dan satu dari Kecamatan Alalak.

Dia mengatakan, untuk pasien positif dari Marabahan dengan jenis kelamin laki-laki berusia 52 tahun itu kini diberi kode Btl-82.

Pasien yang sebelumnya berstatus ODP tersebut, bersama pasien dari Kecamatan Alalak berkode Btl-83 berjenis kelamin laki-laki berusia 29 tahun diisolasi di Mess KTM Marabahan.

Isolasi di Mess KTM Marabahan, lanjut Azizah, juga dilakukan terhadap satu dari lima pasien positif dari Kecamatan Rantau Badauh yakni Btl-88 berjenis kelamin laki-laki berusia 40 tahun.

Sedangkan empat lainnya, yaitu Btl-84, laki-laki berusia 40 tahun, Btl-85, laki-laki berusia 32 tahun, Btl-86, perempuan berusia 4 tahun dan Btl-87, wanita berusia 63 tahun sedang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Btl-82 dan Btl-83 terkonfirmasi positif belum diketahui riwayat kontaknya. Sedangkan Btl-84, Btl-85, Btl-86, Btl-87, dan Btl-88 terindikasi mengalami kontak erat dengan Btl-52,” ujarnya.

Azizah juga menyampaikan, hasil pantauan kasus COVID-19 keseluruhan hingga Rabu pukul 12.54 Wita, terdapat 279 kasus COVID-19 di Batola yang terdiri atas 47 orang dalam pemantauan (ODP), lima pasien dalam pengawasan (PDP), 139 orang tanpa gejala (OTG ) dan 88 terkonfirmasi positif.

Sebanyak 88 pasien terkonfirmasi positif, empat sembuh, satu meninggal dunia, dan 73 dirawat yakni masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan delapan orang, di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin lima orang.*

Kemudian di Karantina SKB Marabahan 29 orang, di Karantina Provinsi Kalsel 28 orang, di Karantina Mess KTM Marabahan tiga orang, dan isolasi mandiri 10 orang.*

Baca juga: Dinkes: Tambahan tujuh kasus positif COVID-19 baru di Kalbar

Baca juga: Kodam Tanjungpura distribusikan 2,5 ton beras gunakan helikopter

Pewarta: Ulul Maskuriah/Arianto
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Dinkes Kalbar minta masyarakat jangan remehkan COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar