Liga Jerman

DFB tidak akan hukum pemain yang berikan penghormatan untuk Floyd

DFB tidak akan hukum pemain yang berikan penghormatan untuk Floyd

Pemain Moenchengladbach asal Prancis Marcus Thuram berlutut setelah mencetak gol dalam pertandingan Liga Jerman antara Borussia Moenchengladbach dan Union Berlin di Moenchengladbach, pada 31 Mei 2020. (Photo by Martin Meissner / POOL / AFP)

Jakarta (ANTARA) - Empat pemain Bundesliga Jadon Sancho, Achraf Hakimi, Marcus Thuram dan Weston McKennie dikabarkan terhindar dari hukuman Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) karena memberikan penghormatan kepada George Floyd dalam pertandingan Liga Jerman terbaru.

Unjuk rasa massal terjadi di Amerika Serikat setelah seorang warga kulit hitam berusia 46 tahun, George Floyd, tewas secara tragis oleh polisi yang menangkapnya di Minneapolis, pekan lalu.

George Floyd meninggal karena kehabisan napas akibat ditekan dengan lutut di bagian leher selama hampir sembilan menit.

Baca juga: DFB pertimbangkan selidiki aksi solidaritas pemain untuk George Floyd

Empat pemain Bundesliga tersebut termasuk dari banyak insan olahraga yang ikut bersuara tentang tragedi George Floyd akibat kekerasan polisi.

Dunia sepak bola juga memberikan respons terhadap aksi unjuk rasa di Amerika Serikat, dengan sejumlah bintang papan atas Jerman menunjukkan dukungan mereka terhadap gerakan "Black Lives Matter."

Thuram mengawali penghormatan tersebut dengan melakukan berlutut setelah mencetak gol dalam kemenangan Borussia Monchengladbach atas Union Berlin pada Minggu.

Sancho dan Hakimi merayakan mencetak gol dalam kemenangan 6-1 Borussia Dortmund atas Paderborn pada Senin dini hari dan melakukan selebrasi dengan memperlihatkan baju bertuliskan "Keadilan untuk George Floyd."

Sehari sebelumnya, gelandang Schalke Mckennie mengenakan ban lengan dengan kalimat yang sama ketika klubnya kalah 1-0 dari Werder Bremen.

Baca juga: Sepakbola hingga NBA, dunia olahraga unjuk solidaritas George Floyd

DFB telah berjanji untuk memeriksa keempat pemain tersebut, tetapi kini memutuskan agar tidak memberikan hukuman kepada mereka dan berencana memberikan penghormatan kepada Floyd dalam pertandingan mendatang.

"Komite Kontrol DFB tidak akan menghukum Hakimi, Sancho, McKennie & Thuram," ujar federasi tersebut dalam pernyataan resmi yang dikutip Goal pada Rabu (03/6).

"Komite juga bermaksud mempertahankan upaya dalam kampanye anti-rasisme baru untuk menandai kematian George Floyd pada beberapa pertandingan mendatang."

Selain empat pemain Bundesliga, duo Manchester United Marcus Rashford dan Paul Pogba telah menggunakan platform mereka untuk membicarakan tentang masalah ini.

Sedangkan para pemain Liverpool dan Chelsea mengunggah gambar yang memperlihatkan skuat mereka berlutut dalam sesi latihan pada awal pekan ini.

Baca juga: Petenis Naomi Osaka angkat bicara soal kematian George Floyd
Baca juga: Woods nilai perlakuan terhadap Floyd sudah lampaui batas

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar