Delapan mobil damkar padamkan kebakaran di Gedung BRI Life Jalan Paus

Delapan mobil damkar padamkan kebakaran di Gedung BRI Life Jalan Paus

Sebanyak 80 personel pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api yang membakar Gedung BRI Life Jalan Paus Raya, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Jumat (5/6/2020). Api berhasil dipadamkan Sabtu (6/6) dini hari pukul 00.30 WIB (ANTARA/ HO)

Jakarta (ANTARA) - Delapan mobil pemadam kebakaran berhasil memadamkan api yang membakar lantai 3 dan lantai 4 Gedung BRI Life Jalan Paus Raya Nomor 89 C, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Sabtu (6/6) dini hari.

Kepala Seksi Operasi Pemadam Kebakaran Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Gatot Sulaiman mengatakan api selesai dipadamkan pukul 00.30 WIB.

Baca juga: Gedung Bank BRI Jalan Paus terbakar

"Objek yang terbakar Gedung BRI Life lantai 3 dan 4. Lantai 3, ruang server data jaringan. Lantai 4, ruang rapat dan kerja. Pemadaman selesai pukul 00.30 WIB," ujar Gatot saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta.

Gatot mengungkapkan, petugas pemadam kebakaran awalnya menemui kesulitan saat berupaya masuk ke dalam gedung yang terkunci, karena tidak ada satpam yang berjaga di lokasi kejadian kebakaran.

Baca juga: Damkar Jakarta Timur semprot disinfektan 31 pasar tradisional

Namun, pukul 23.00 WIB, tim berhasil masuk ke dalam gedung yang terkunci dan tanpa satpam. Proses pemadaman dan operasi ventilasi pun langsung dilakukan oleh 80 personel pemadam kebakaran yang diterjunkan.

Gatot mengatakan penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik di lantai 3 gedung. Awalnya, tim pemadam kebakaran mendapat laporan dari warga bahwa sebelum kejadian, sempat terjadi pemadaman listrik di lokasi. Setelah itu, warga tersebut melihat asap tebal muncul dari Gedung BRI Life.

Baca juga: Damkar Jakbar evakuasi jari anak yang terjebak dalam koin

"Tidak ditemukan korban jiwa dalam peristiwa nahas tersebut," katanya.

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Jawa Tengah waspadai potensi bencana saat kemarau

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar