"Aya and the Witch", film baru Ghibli buatan anak Hayao Miyazaki

"Aya and the Witch", film baru Ghibli buatan anak Hayao Miyazaki

Cover buku "Earwig and the Witch" karangan Diana Wynne Jones. (Variety)

Jakarta (ANTARA) - Studio Ghibli mengumumkan judul film animasi terbarunya berjudul "Aya and the Witch" (judul Jepang: "Aya to Majo"), yang disutradarai oleh anak dari Hayao Miyazaki, pendiri dari studio animasi legendaris tersebut.

Dikutip dari Variety, Sabtu, film ini diadaptasi berdasarkan "Earwig and the Witch," sebuah novel anak-anak karangan Diana Wynne Jones.

Wynne Jones juga menulis novel sumber untuk "Howl’s Moving Castle," sebuah animasi tahun 2004 yang ditulis dan disutradarai oleh Hayao Miyazaki.

Baca juga: Hayao Miyazaki kembali sutradarai film animasi Studio Ghibli

Baca juga: Produser Ghibli beri tips menggambar Totoro via daring


Lebih lanjut, film ini diberitakan sebagai film animasi pertama oleh Studio Ghibli yang akan dianimasikan dalam 3D3G.

"Aya and the Witch" baru-baru ini juga diumumkan bahwa ia masuk ke dalam jajaran terpilih Festival Film Cannes 2020, bersaing dengan tiga film animasi lainnya termasuk "Soul" (Pixar).

Film ini juga dilaporkan akan mengudara di saluran televisi Jepang NHK selama musim dingin 2020, namun, tanggal siaran dan detail lainnya belum diumumkan.

"Aya and the Witch" adalah produksi bersama antara Ghibli, NHK dan NEP (NHK Enterprises). Saat ini tidak ada rencana untuk merilis film ini secara teatrikal di Jepang, meskipun Wild Bunch Perancis telah ditunjuk untuk menangani penjualan hak internasional.

Dalam novel Wynne Jones, Earwig tinggal di panti asuhan dan sangat menikmatinya, ketika dia diadopsi oleh seorang penyihir dan dibawa ke rumahnya yang menyeramkan. Tapi bukannya takut, Earwig yang cerdik bertekad untuk menjadi penguasa situasi barunya.

Baca juga: Studio Ghibli rilis "background" untuk Zoom

Baca juga: Studio Ghibli sediakan latar virtual untuk video conference


Dalam versi Ghibli namanya diubah menjadi Aya, tetapi studio belum mengungkapkan sejauh mana revisi cerita lainnya.

Dalam sebuah pernyataan, produser Ghibli Toshio Suzuki mengatakan dia khawatir apakah "Aya to Majo" dapat bertahan di lingkungan pasca-corona yang baru.

"Saya pikir itu beberapa kali saat menonton terburu-buru," katanya. “Lalu saya menyadari bahwa salah satu fitur menonjol dari film ini adalah kepintaran Aya. Dan jika Anda pintar, Anda bisa bertahan dalam periode sejarah apa pun. Memikirkan itu, saya merasa lega. ”

Goro Miyazaki juga terlibat dalam film animasi Ghibli lainnya yaitu "Tales from Earthsea" dan "From Up On Poppy Hill", serta "Ronja the Robber's Daughter," serial anime CG yang diproduksi oleh Polygon Pictures bekerja sama dengan Ghibli.

Baca juga: Musik skor film "Princess Mononoke" akan dirilis dalam bentuk vinyl

Baca juga: 21 film Studio Ghibli hadir di Netflix

Baca juga: Studio Ghibli siapkan dua film untuk 2020

Penerjemah: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar