GTPP: Pasien positif COVID-19 klaster HOG Batam bertambah

GTPP: Pasien positif COVID-19 klaster HOG Batam bertambah

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam, Provinsi Kepri Muhammad Rudi. (FOTO ANTARA/Yuniati Jannatun Naim)

Ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh tim analis Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (​​​​​​​BTKLPP) Batam, berdasarkan hasil "tracing closes contact" yang terus berlangsung dari klaster HOG Eden Park Kota Batam
Batam (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan pasien positif COVID-19 yang terkait dengan pengembangan klaster HOG Eden Park terus bertambah, setelah seorang anak lima tahun dinyatakan positif terpapar virus corona jenis baru itu pada Minggu.

"Ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh tim analis Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam, berdasarkan hasil 'tracing closes contact' yang terus berlangsung dari klaster HOG Eden Park Kota Batam," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam Muhammad Rudi di Batam, Minggu.

Ia menyatakan anak perempuan berusia 5 tahun yang beralamat di kawasan Perumahan Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa Kota Batam, merupakan kasus baru COVID-19 nomor 158 Kota Batam.

Pasien itu merupakan anak kandung dari pasien 134 dan adik kandung pasien 140.

"Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti," katanya.

Hingga Minggu tercatat 158 pasien positif COVID-19, 62 orang di antaranya sembuh, 12 meninggal dan lainnya masih dalam perawatan di sejumlah rumahs sakit rujukan.

Sementara itu, sesuai penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveillance Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam terhadap seluruh klaster, disimpulkan masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus dari berbagai klaster tersebut ataupun kasus baru dari transmisi lokal maupun impor.

"Hal ini mengingat masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan dan imbauan dari pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus COVID-19," katanya.

Ia mengingatkan masyarakat tetap mengikuti anjuran pemerintah dengan menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan mengenakan masker jika terpaksa harus ke luar rumah.

Masyarakat juga diimbau menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan seimbang dan berolahraga secara teratur serta istirahat yang cukup, demikian Muhammad Rudi.

Baca juga: Delapan tambahan klaster HOG tambah positif COVID-19 Batam jadi 128

Baca juga: 10 pasien positif COVID-19 diidentifikasi masuk klaster HOG

Baca juga: Masih berisiko, KPAID Kepri rekomendasikan tunda buka sekolah

Baca juga: 154 warga positif COVID-19 di Batam



Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Klaster penularan bertambah di Kepri, 10 santriwati positif COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar