Kemarin, perkembangan vaksin COVID-19 hingga Presiden rindu rakyatnya

Kemarin, perkembangan vaksin COVID-19 hingga Presiden rindu rakyatnya

Ilustrasi - Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Jakarta (ANTARA) - Terdapat sejumlah berita informatif dan menarik bidang humaniora pada hari kemarin yang masih layak untuk disimak dan dirangkum pada pagi ini Rabu, mulai dari perkembangan vaksin virus corona yang dikembangkan Indonesia, gempa magnitudo 6 di Laut Banda, hingga pernyataan juru bicara presiden yang menyampaikan kepala negara rindu rakyatnya.

Perkembangan vaksin COVID-19 buatan Indonesia

Ada kabar baik dalam perkembangan vaksin COVID-19 dari para peneliti Indonesia. Tim penelitian yang dibentuk khusus untuk memproduksi vaksin virus corona baru di Indonesia telah mendapatkan rantai genom virus SARS-CoV-2 yang ternyata sebagian besar berbeda dengan virus yang tersebar di luar negeri. Pemerintah Indonesia juga sudah memetakan akan kebutuhan 340 juta vaksin untuk membentuk kekebalan kelompok penduduk Indonesia terhadap COVID-19.

Simak banyak informasi lainnya soal vaksin COVID-19 buatan Indonesia di sini, ini, dan di sini.


Pemprov Jabar akan gelar tes COVID-19 di 700 pasar

Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Provinsi Jawa Barat (Jabar) akan memfokuskan pengetesan masif di pasar-pasar tradisional guna menekan potensi sebaran COVID-19 dan sekitar 627 Mobil COVID-19 Tes yang akan diturunkan dalam pengetesan di 700 pasar. Hal itu dikarenakan bahwa Pemprov menemukan bahwa pasar tradisional menjadi sumber penularan virus tersebut.

Baca informasi lengkapnya di sini.


Presiden rindu bersalaman dan foto bersama masyarakat

Presiden RI Joko Widodo menyimpan kerinduan tersendiri untuk menjalani kebiasaan lamanya bersalaman dan berfoto bersama masyarakat yang kini tidak dapat dilakukan selama pandemi COVID-19. Hal itu disampaikan Juru bicara Presiden Fadjroel Rachman salam bincang-bincang bersama ANTARA di kantor redaksi LKBN ANTARA, Wisma Antara, Jakarta.

Baca cerita lengkapnya di sini.


Gempa magnitudo 6 terjadi di Laut Banda

Gempa bumi dengan magnitudo 6,0 terjadi di Laut Banda pada Selasa pukul 11.56 WIB dan tidak berpotensi tsunami berdasarkan informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Meskipun gempa memiliki kekuatan yang cukup besar dan dirasakan hingga Ambon, namun tidak menimbulkan kerusakan pada bangunan di Pulau Buru.

Baca informasi lengkapnya di sini.

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar