Austria akan mulai terima kedatangan pelancong Eropa

Austria akan mulai terima kedatangan pelancong Eropa

Pegawai membersihkan koridor dari hotel klasik Sacher untuk persiapan kembali beroperasinya hotel tersebut setelah pelonggaran aturan pencegahan penyebaran COVID-19, Vienna, Austria, Kamis (28/5/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Leonhard Foeger/foc.

Jakarta (ANTARA) - Austria akan kembali membuka perbatasan dengan Italia dan mencabut persyaratan karantina untuk wisatawan asal lebih dari 20 negara Eropa lainnya pekan depan, kata pejabat setempat, Selasa (9/6), seiring melonggarnya pembatasan yang diberlakukan untuk menekan penyebaran virus corona.

Keputusan ini meredakan ketegangan dengan tetangganya Italia setelah Austria tetap melanjutkan pemeriksaan terkait virus corona mengingat tingginya infeksi dan kematian akibat COVID-19 di Italia.

Austria, berbatasan dengan delapan negara, telah mencabut pembatasan perbatasan yang diakibatkan virus corona pekan lalu kecuali untuk Italia. Langkah itu membuat Roma mengatakan solusi "individualis" seperti itu berisiko merusak citra 27 negara Uni Eropa.

Per 16 Juni, Austria akan menghapus pembatasan dari banyak negara termasuk Yunani dan Kroasia. Artinya, orang yang datang dari negara-negara itu tak perlu menjalani karantina dua pekan atau menunjukkan tes negatif.

Tapi Swedia tidak termasuk, kata pejabat itu, menambahkan detilnya akan didiskusikan lebih lanjut dalam rapat menteri pada Rabu. Tak seperti negara lainnya, Swedia tidak memberlakukan pembatasan wilayah.



Baca juga: Siap "traveling" dengan pesawat, perhatikan 8 hal ini

Baca juga: Spanyol perlahan terima turis

Baca juga: Taman bermain Jepang akan dibuka, tapi pengunjung dilarang teriak

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Republik Indonesia dan Korea Selatan sepakati travel corridor

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar