UEFA Sahkan Rencana "Financial Fair Play"

UEFA Sahkan Rencana "Financial Fair Play"

(ANTARAGrafis/Ardika/&)

Nyon, Swiss (ANTARA News/AFP) - Komite Eksekutif UEFA hari Selasa secara aklamasi mensahkan suatu prakarsa yang mewajibkan klub-klub Eropa tidak berbelanja di luar kemampuannya.

Konsep "Financial Fair Play" itu akan mencegah klub-klub yang sedang dililit utang ikut kompetisi Eropa dan akan mulai berlaku tahun 2012.

UEFA menginginkan tim-tim Eropa hanya membelanjakan uangnya dari penghasilan yang didapat dari hal-hal yang berkaitan dengan sepak bola, seperti penjualan tiket dan penjualan hak siar televisi.

Sebuah pernyataan di laman UEFA menyatakan, "Tujuan utama dari konsep `Financial Fair Play` adalah untuk memperbaiki keadilan keuangan dalam kompetisi Eropa dan stabilitas jangka panjang klub sepak bola di seluruh benua tersebut.

"Dalam upaya mencapai tujuan ini, sekumpulan langkah akan dilakukan, termasuk :mewajiban klub-klub untuk tidak melakukan transaksi di atas ambang batas tertentu, atas suatu periode waktu, untuk menyeimbangkan pembukuan mereka atau titik impas."

Presiden UEFA Michel Platini sebelumnya menyerukan diakhirinya "success on credit", yaitu klub-klub mengutang uang dalam jumlah yang besar dalam usaha mendapat uang dalam waktu yang singkat dan kemudian mempercayakan pada pendapatan mendatang.

Hal tersebut dapat diartikan sebagai diakhirinya semacam pengambilalihan berdasarkan jumlah uang yang besar dan semakin sering terjadi di Inggris, dimana Chelsea, Liverpool, Manchester City, dan Manchester United semuanya dibeli oleh investor asing dalam beberapa tahun belakangan ini.

Prakarsa tersebut telah diterima baik oleh Dewan Strategi Sepak Bola Profesional (PFSC), yang mewakili liga-liga, pemain, dan klub, dan juga telah disahkan oleh Persatuan Klub Eropa (ECA), yang mewakili tim-tim terbesar dari benua tersebut.

Platini mengumumkan pada akhir Agustus bahwa pada musim 2012-2013, UEFA berharap mampu memeriksa rekening klub untuk dua musim sebelumnya.

Mulai 2013-14, tambahnya, sanksi-sanksi akan dapat diterapkan terhadap klub-klub oleh suatu panel independen, mulai dari denda sampai skors dari kompetisi Eropa.

UEFA mengumumkan hari Selasa bahwa panel ini akan diketuai oleh mantan Perdana menteri Belgia, Jean-Luc Dehaene.

Tujuan akhir Platini ialah agar klub-klub terdorong untuk menyeimbangkan anggaran mereka selama periode tiga tahun.

UEFA juga mengatakan pihaknya menginginkan agar klub-klub mengurangi ukuran skuad mereka dalam upaya mengurangi pengeluaran mereka di bidang gaji dan uang transfer.(*)

Pewarta: ferly
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2009

Komentar