Twiiter akan paksa pengguna buka artikel sebelum dibagikan

Twiiter akan paksa pengguna buka artikel sebelum dibagikan

Logo aplikasi Twitter di telefon cerdas .(Pixabay/Edar)

Jakarta (ANTARA) - Platform mikroblog Twitter sedang menguji coba fitur yang akan meminta pengguna untuk membuka artikel sebelum membagikannya.

Dikutip dari laman Reuters, Kamis, fitur ini sedang diuji coba di platform Android.

Twitter pernah meminta para penggunanya untuk mengecek fakta dari cuitan-cuitan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal surat suara.

Cuitan tersebut dinyatakan tidak tepat oleh para pengecek fakta.

Baru-baru ini, Twitter memberikan label untuk cuitan yang menghubungkan jaringan 5G dengan pandemi virus corona.

Jika mengklik label tersebut, pengguna akan dibawa ke laman Twitter "Tidak, 5G tidak menyebabkan virus corona", yang berisi tautan ke artikel berita, lembaga pemerintah dan organisasi pengecek fakta.


Baca juga: Twitter beri label cek fakta untuk cuitan konspirasi 5G dan COVID-19

Baca juga: Twitter non-aktifkan video Trump berikan penghormatan kepada Floyd

Baca juga: Bos Facebook jauhkan diri dari perseteruan Twitter - Trump

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Polisi tangkap penyebar hoaks UU Cipta Kerja di media sosial

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar