Kemendikbud sebut 200.000 unduhan RPP pada laman Guru Berbagi

Kemendikbud sebut 200.000 unduhan RPP pada laman Guru Berbagi

Logo laman Guru Berbagi Kemendikbud. ANTARA/HO-dok pri

gerakan gotong royong pendidikan ini akan terus semakin intensif dan aktif
Jakarta (ANTARA) - Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Iwan Syahril menyebut setidaknya terdapat 200.000 unduhan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) pada laman Guru Berbagi.

"Beberapa waktu lalu, Kemendikbud melalui GTK telah meluncurkan Gerakan Guru Berbagi melalui laman Guru Berbagi https://guruberbagi.kemdikbud.go.id. Melalui gerakan ini, guru-guru seluruh jenjang dan mapel berbagi ide-ide pembelajaran melalui RPP. Juga ada yang membagi materi," ujar Iwan di Jakarta, Kamis.

Laman dengan model crowdsourcing itu saat ini sudah mendapat sekitar 400.000 kunjungan dan 200.000 unduhan RPP.

"RPP itu mencakup pembelajaran yang dilaksanakan dengan metode daring, luring atau campuran. Portal ini juga dimanfaatkan Kementerian Agama dan mereka juga mendorong guru-gurunya untuk turut aktif dalam Gerakan Guru Berbagi ini. Ini adalah bentuk gotong royong pendidikan sesuai semangat Merdeka Belajar," tambah dia.

Baca juga: Kemendikbud : Laman Guru Berbagi tingkatkan kualitas pembelajaran
Baca juga: Pemerhati : Guru Berbagi hanya berorientasi pada konten


Melalui portal itu juga guru-guru dan komunitas pendidikan berbagi aksi seperti pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kompetensinya terutama dalam melakukan pembelajaran daring dengan berbagai macam teknologi yang ada.

"Sabtu kemarin baru diadakan jumpa komunitas Guru Berbagi. Harapannya gerakan gotong royong pendidikan ini akan terus semakin intensif dan aktif sehingga dapat membantu para guru dalam mempersiapkan diri dalam berbagai skenario pembelajaran selama pandemi COVID-19," jelas Iwan.

Sebelumnya Kemendikbud menyebutkan tahun ajaran baru 2020/2021 akan dimulai pada pertengahan Juli 2020, dan untuk wilayah yang berada di zona kuning dan merah, maka pembelajaran akan tetap dilakukan secara daring. Sementara untuk zona hijau akan dibuka dengan kehati-hatian.

Baca juga: Kemendikbud luncurkan portal guru berbagi
Baca juga: Komisi X dorong program berkelanjutan pendidikan jarak jauh

Pewarta: Indriani
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kemendikbud tegaskan program Guru Penggerak tidak hanya untuk sekolah negeri

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar