Sungai Bone meluap, banjir landa Kota Timur Gorontalo

Sungai Bone meluap, banjir landa Kota Timur Gorontalo

Sejumlah warga melintasi banjir untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi di Kota Timur, Kota Gorontalo, Kamis (11/6/2020) malam. ANTARA/Adiwinata Solihin

Gorontalo (ANTARA) - Sebanyak 1.150 jiwa terdampak banjir di Kelurahan Padebuolo dan Kelurahan Ipilo, di Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Kamis malam.

Camat Kota Timur Eladona Oktamina Sidiki mengatakan, dua kelurahan itu terendam banjir dengan ketinggian air di pemukiman mencapai 1,5 meter, akibat meluapnya Sungai Bone secara mendadak.

"Tadi air cepat sekali naik, arusnya pun deras, karena itu dalam waktu setengah jam ketinggian air sudah mencapai dada orang dewasa," ujarnya di Gorontalo, Kamis.

Baca juga: Rumah dan fasilitas umum di Bone Bolango diterjang banjir
Baca juga: Pemprov Gorontalo bantu korban banjir di Bolmong Utara


Ia menjelaskan, proses evakuasi pun terus dilakukan oleh petugas gabungan bersama masyarakat sekitar dengan menggunakan perahu karet.

"Proses evakuasi dilakukan dengan cepat oleh tim dan juga warga untuk membantu korban terdampak banjir," ungkapnya.

Ia mengatakan, di Kelurahan Ipilo terdapat 150 kepala keluarga atau 500 jiwa yang terdampak banjir, sementara di Kelurahan Padebuolo ada 200 KK atau 650 jiwa yang terdampak banjir.

Baca juga: Pangdam Merdeka bagikan bahan kebutuhan pokok korban banjir Gorontalo
Baca juga: BPBD Kabupaten Gorontalo evakuasi korban banjir Boliyohuto
Sejumlah anggota Basarnas mengevakuasi korban banjir dengan menggunakan perahu karet di Kota Timur, Kota Gorontalo, Gorontalo, Kamis (11/6/2020) malam. ANTARA/Adiwinata Solihin

Pewarta: Adiwinata Solihin
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

TNI-Polri bagikan sembako untuk korban banjir Kalteng

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar