Pasien sembuh dari COVID-19 di Sidoarjo bertambah 24 orang

Pasien sembuh dari COVID-19 di Sidoarjo bertambah 24 orang

Rapat koordinasi Pemkab Sidoarjo terkait pelaksanaan santri masuk ke pesantren di tengah pandemi COVID-19. (Antarajatim/Pemkab Sidoarjo/IS)

Sidoarjo (ANTARA) - Jumlah pasien positif COVID-19 di Sidoarjo yang berhasil sembuh hari ini tercatat sebanyak 24 orang sehingga jumlahnya secara keseluruhan menjadi 123 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Syaf Satriawarman di Sidoarjo, melalui keterangan tertulis, Jumat mengatakan jumlah pasien sembuh itu tercatat di wilayah Kecamatan Sidoarjo 1 orang.

"Kemudian Kecamatan Gedangan 1 orang, Taman 4 orang, Krian 1 orang, Sedati 6 orang, Waru 11 orang," katanya.

Baca juga: 156 pasien COVID-19 di Mimika dinyatakan sembuh

Kondisi ini berbeda jauh dengan penambahan jumlah pasien positif COVID-19 yang bertambah sebanyak 56 orang, sehingga jumlah kini mencapai 912 orang.

"Di antaranya berada di Kecamatan Sidoarjo 2 orang, Buduran 3 orang, Candi 2 orang, Gedangan 5 orang, Tanggulangin 4 orang, Porong 2 orang dan Jabon 1 orang," katanya.

Pihaknya mencatat terjadi penambahan pasien positif COVID-19 di Kecamatan Taman 4 orang, Krembung 4 orang dan Kecamatan Wonoayu 1 orang.

"Selain itu, juga terkonfirmasi di Kecamatan Tulangan 10 orang, Krian 2 orang, Prambon 2 orang, Sukodono 2 orang, Sedati 6 orang, Waru 4 orang dan Balongbendo 1 orang," katanya.

Sedangkan Kasus ODP bertambah 25 orang menjadi 1.227 orang, kasus PDP bertambah 18 orang menjadi 564 orang.

Baca juga: Pasien COVID-19 yang sembuh di Probolinggo bertambah delapan orang

"Data bersifat akumulatif, serta penentuan ODP, ODP selesai pantau, PDP,PDP sembuh, konfirm berdasarkan rekam medis tim tracing kesehatan oleh dinas kesehatan dan Puskesmas Kabupaten Sidoarjo," katanya.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur meminta kepada sejumlah pesantren yang ada di kabupaten setempat menerapkan protokol kesehatan menjelang kembalinya aktivitas kegiatan pendidikan di pesantren.

Wakil Bupati sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, mengatakan pondok pesantren diberikan kuasa penuh, terkait jadwal masuk pesantren, sehingga tidak sama antara pondok pesantren satu dengan lainnya.

"Oleh karena itu, diharapkan segala sesuatunya bisa dilaksanakan secara baik dan benar supaya bisa berjalan dengan lancar," katanya di sela rapat kordinasi persiapan kembalinya santri ke pondok pesantren dalam masa darurat COVID-19 di Pendopo Kabupaten Sidoarjo.

Baca juga: Tujuh warga Medan sembuh dari COVID-19
Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 bertambah 577 jadi 13.213 orang
Baca juga: Tiga pasien COVID-19 di Denpasar sembuh

Pewarta: Indra Setiawan
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Plt Bupati Sidoarjo meninggal dunia karena COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar