Emas berjangka turun tipis, tertekan ketika ekuitas sedikit lebih kuat

Emas berjangka turun tipis, tertekan ketika ekuitas sedikit lebih kuat

Dokumen foto kegiatan bursa COMEX New York Mercantile Exchange, Amerika Serikat (AS). ANTARA/globalresearch.ca/pri.

Kontrak emas ditutup pada 1.737,30 dolar AS per ounce
Chicago (ANTARA) - Harga emas berjangka turun tipis pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), berbalik dari keuntungan sehari sebelumnya karena ekuitas yang sedikit lebih tinggi mengurangi daya tarik emas sebagai aset safe-haven.

Dikutip dari Xinhua, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, turun 2,5 dolar AS atau 0,14 persen, menjadi ditutup pada 1.737,30 dolar AS per ounce.

Emas berjangka naik 19,1 dolar AS atau 1,11 persen menjadi 1.739,8 dolar AS per ounce pada akhir perdagangan Kamis (11/6/2020), setelah sehari sebelumnya melemah 1,2 dolar AS atau 0,07 persen menjadi 1.720,70 dolar AS.

Baca juga: Harga emas "rebound," naik 19,1 dolar di tengah aksi jual saham global

Dengan pengecualian indeks Asia, sebagian besar indeks pasar saham di seluruh dunia sedikit meningkat pada perdagangan Jumat (12/6/2020), memberikan tekanan pada emas.

"Meskipun pasar saham sementara rebound, kami melihat harga emas masih akan naik karena ada permintaan safe-haven yang stabil oleh para pedagang institusional," kata Edward Moya, analis pasar senior pada broker OANDA, seperti dikutip oleh Reuters.

Emas berada di bawah tekanan tambahan ketika indeks sentimen konsumen yang dirilis oleh University of Michigan pada Jumat (12/6/2020) menunjukkan pembacaan 78,9 pada Juni, lebih baik dari yang diperkirakan.

Penguatan indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, juga memberikan tekanan terhadap logam mulia.

Namun demikian, sebagian investor masih membeli logam safe-haven karena kekhawatiran gelombang baru kasus virus corona menambah prospek ekonomi yang suram dari Federal Reserve AS.

Gelombang kedua kasus COVID-19 sedang berlangsung di beberapa negara bagian AS, menciptakan permintaan aset-aset aman emas karena investor menjauhi aset-aset berisiko di pasar ekuitas, menurut analis pasar.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 40,7 sen atau 2,28 persen, menjadi ditutup pada 17,482 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 5,00 dolar AS atau 0,61 persen, menjadi menetap pada 819 dolar AS per ounce.

Baca juga: Antam luncurkan dua koleksi baru produk emas batangan Gift Series
Baca juga: Emas turun tipis meski Fed berikan gambaran suram tentang ekonomi AS

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

 Keuntungan berinvestasi emas bagi warga di tengah COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar