Telah mendunia, GoFood usung konsep Cloud Kitchen demi akselerasi UMKM

Oleh Alviansyah Pasaribu

Telah mendunia, GoFood usung konsep Cloud Kitchen demi akselerasi UMKM

GoFood usung konsep Cloud Kitchen demi akselerasi UMKM (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) - Dengan adanya kemajuan teknologi, banyak terjadi perubahan baik yang memudahkan kehidupan sehari-hari. Perubahan tersebut pun dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia salah satunya melalui kemudahan memesan makanan secara online

Mengutip hasil penelitian Nielsen pada tahun 2019, 95 persen dari 1.000 konsumen Indonesia yang disurvei memesan makanan siap saji dan dari jumlah tersebut 58 persen memesan makanan menggunakan layanan aplikasi pengiriman makanan. Survei yang sama menunjukkan bahwa konsumen Indonesia tertarik menggunakan aplikasi pengiriman makanan karena faktor kenyamanan yang ditawarkan.

Layanan aplikasi pengiriman makanan dianggap dapat menghemat banyak waktu karena mengurangi waktu untuk bepergian, mengantri, dan menunggu makanan di restoran. Hal tersebut merupakan prinsip mendasar yang mendorong perkembangan pesat restoran yang berbasiskan internet.

Baca juga: Digitarasa himpun 1.700 pelaku UMKM kuliner di Makassar

Baca juga: Chef Arnold luncurkan akselerator Digitarasa


Cloud kitchen adalah sebuah dapur kolektif yang terdiri atas berbagai macam restoran. Restoran tradisional biasanya memiliki kebutuhan seperti pegawai, pelayan, sewa gedung toko dengan fasilitas memadai dan lokasi strategis dengan harga yang cocok, serta fasilitas restoran untuk pelanggan makan di tempat (dine-in), dan peralatan inventaris untuk keindahan toko lainnya.

Solusi mengembangkan bisnis melalui cloud kitchen ini bisa jadi pilihan bagi UMKM kuliner. Model bisnis ini telah lama hadir di tengah dunia perkulineran dianggap efektif dalam membantu pelaku bisnis mengembangkan usahanya dengan berkurangnya berbagai biaya operasional.

Konsep cloud kitchen telah banyak diusung oleh para pemain layanan pesan-antar makanan terkemuka di dunia dan terbukti sukses membawa UMKM melaju dengan skala bisnis lebih besar dengan beragam keuntungan.

Gojek bekerja sama dengan Rebel Foods, yang telah memiliki reputasi mendunia di bidang cloud kitchen, mendirikan PT Rebel GoFood Indonesia untuk menghadirkan konsep cloud kitchen yang beroperasi dengan nama Rebel GoFood Indonesia.

"Sesuai dengan misi utama Gojek sebagai perusahaan anak bangsa, kami berkomitmen untuk memberikan solusi bagi tantangan dan kebutuhan sektor informal dan masyarakat. Dengan layanan cloud kitchen ini, kami bertujuan membantu UMKM mempercepat pertumbuhan usahanya dengan skala yang lebih besar," ujar Catherine Hindra Sutjahyo, Chief Food Officer, Gojek, di Jakarta pada Senin.

Cloud kitchen Rebel GoFood Kitchen, yang dioperasikan Gojek, merupakan salah satu inovasi anak bangsa bagi UMKM kuliner yang akan mengakselerasi bisnisnya.

Dengan berbasis data, cloud kitchen GoFood menyediakan ragam kuliner sesuai permintaan di suatu wilayah agar konsumen lebih dekat dengan pilihan kuliner favoritnya.

Baca juga: GoFood bukukan pemesanan 50 juta per bulan, ayam geprek terlaris

Baca juga: GoFood luncurkan empat fitur kuliner baru


Adapun layanan cloud kitchen ini dapat dimanfaatkan oleh UMKM telah yang berada di ekosistem GoFood dengan berbagai manfaat, antara lain:

Pertama, para pelaku UMKM bisa mengurangi beban biaya sewa dan renovasi bangunan infrastruktur karena cloud kitchen GoFood menyediakan dapur, kelengkapan infrastruktur serta utilitas dasar (drainase, saluran listrik dan pipa gas) yang siap digunakan , sehingga dapat mengurangi beban pengeluaran bila dibandingkan dengan biaya sewa dan pembangunan atau renovasi komersial.

Kedua, dapur berbasis delivery-only (hanya melayani pengantaran makanan), secara keseluruhan biaya operasional UMKM akan lebih rendah dibandingkan restoran atau outlet biasa karena tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan operasional layanan makan di tempat atau dine-in.

Ketiga, UMKM kuliner juga tidak perlu membayar sewa di muka setiap tahun seperti saat menyewa pada area komersial umumnya.

Keempat, dengan berfokus pada layanan pengantaran, waktu melayani konsumen menjadi lebih optimal dan cepat. Dari mulai pemesanan lewat aplikasi, proses pick-up oleh driver di lokasi cloud-kitchen yang lebih efisien dibandingkan pusat perbelanjaan atau gerai biasa, hingga pengantaran makanan, konsumen bisa mendapatkan makanan berkualitas dan cepat. Melalui layanan yang prima ini, UMKM lebih mudah menumbuhkan loyalitas pelanggannya.

Kelima, UMKM kuliner dapat memanfaatkan cloud kitchen untuk melakukan ekspansi ke wilayah lain dan lebih dekat dengan konsumennya. Sebab, cara ini efisien dan paling minim risiko. Lokasi cloud kitchen yang lebih strategis akan membantu menekan biaya pengantaran makanan yang harus ditanggung konsumen, menjadikan pilihan ini lebih disukai dan pada akhirnya membantu meningkatkan permintaan konsumen terhadap kuliner UMKM.
 
Fasilitas cloud Kitchen memberikan kemudahan bagi pelaku bisnis kuliner untuk membuka cabang baru dan mengembangkan bisnis. (ANTARA/HO)


Baca juga: Gojek pakai tas khusus antar makanan demi kurangi sampah plastik

Baca juga: Ingin berbisnis kuliner? Ini menu paling laris di GoFood


Menanggapi kabar yang beredar tentang keberlanjutan bisnis UMKM kuliner Indonesia yang dapat tergerus akibat masuknya mode cloud kitchen ke Indonesia, GoFood mengklarifikasi bahwa cloud kitchen justru menjadi solusi untuk mempercepat pertumbuhan UMKM kuliner dan bukan menjadi ancaman.

Terbukti, hingga saat ini, 27 lokasi cloud kitchen GoFood tersebar di Jabodetabek, Bandung, dan Medan ini 90 persennya merupakan UMKM yang sebelumnya telah berada di ekosistem GoFood seperti Bebek Dower, Martabak Orins dan Daily Box. Seluruh jajaran karyawan resto di cloud kitchen juga merupakan karyawan dari mitra usaha GoFood.

GoFood menggabungkan kemampuan memahami seluk beluk kebutuhan UMKM di pasar lokal dengan keahlian Rebel Foods sebagai operator restoran cloud kitchen dengan pengalaman panjang dan reputasi mendunia, untuk bersama-sama mengembangkan dampak sosial yang lebih besar bagi UMKM di Indonesia.

Saat ini, ada sekitar 80 persen mitra usaha yang beroperasi di Rebel GoFood Kitchen adalah usaha kecil dan menengah.

Martabak Pizza Orins yang telah menjadi mitra merchant GoFood sejak tahun 2016 juga telah berekspansi dan mengembangkan bisnisnya sejak bergabung dengan cloud kitchen GoFood di bulan November 2019.

“Salah satu cita-cita kami adalah mengembangkan bisnis hingga ke kota lain selain Jabodetabek, dan itu akhirnya tercapai sejak bergabung dengan cloud kitchen GoFood. Sebelumnya kami telah mencoba membuka cabang sendiri, tapi hasilnya kurang maksimal, karena kami kurang memahami kebutuhan konsumen di daerah tersebut," kata Kevin, Business Manager Martabak Pizza Orins.

"Cloud kitchen GoFood yang telah lebih memahami kebutuhan konsumen di berbagai daerah sangat membantu kami melakukan ekspansi. Selain itu kami juga terbantu untuk hal-hal operasional seperti survei tempat, mencari lokasi strategis, survei bangunan, semuanya sudah dilakukan dan disediakan oleh GoFood cloud kitchen. Sejak bergabung dengan Cloud Kitchen kami telah membuka 13 cabang baru, dan ini akan terus menjadi salah satu strategi ekspansi kami ke depannya,” terang Kevin.

"Gojek percaya melalui kemitraan strategis dengan berbagai pihak, kami dapat selalu menciptakan dampak sosial yang lebih luas kepada mitra UMKM kuliner kami, sekaligus terus menjadi andalan masyarakat dalam pengalaman berkuliner yang menyenangkan,” tutup Catherine.

Baca juga: Pesan makan dari aplikasi, konsumen perlu perhatikan keamanan pangan

Baca juga: Tujuh aplikasi untuk pesan makanan berbuka puasa

Baca juga: Ojek "online" mulai terapkan layanan tanpa kontak langsung

 

Oleh Alviansyah Pasaribu
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menjawab keresahan pengemudi ojek daring

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar