Buka dua mal, AEON terapkan protokol kesehatan ketat

Buka dua mal, AEON terapkan protokol kesehatan ketat

Karyawan tenant AEON Mall Indonesia melayani pembeli menggunakan masker, tameng wajah, sarung tangan. (ANTARA/HO-AEON Mall Indonesia)

Sejak tiga bulan mal tutup karena Pembatasan Sosial Berskala Besar, maka kini bisa dibuka kembali sesuai tahapan kelonggaran namun dengan protokol kesehtan yang ketat
Jakarta (ANTARA) - PT AEON Mall Indonesia kembali membuka dua mal yang berlokasi di BSD City Kabupaten Tangerang dan Jakarta Garden City Cakung Jakarta Timur sesuai protokol kesehatan ketat saat memasuki pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi.

"Sejak tiga bulan mal tutup karena Pembatasan Sosial Berskala Besar, maka kini bisa dibuka kembali sesuai tahapan kelonggaran namun dengan protokol kesehtan yang ketat," kata General Manager Operation AEON Mall Indonesia, Windy Bharata dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

Baca juga: Peduli COVID-19, AEON Indonesia bantu warga dan rumah sakit di Jakarta

Windy mengatakan disiplin menjadi kunci sebagai jalan tengah hidup dengan kebiasaan baru (new normal), kepatuhan pada protokol kesehatan COVID-19 menjadi syarat mutlak dalam beraktivitas di ruang publik.

Windy mengatakan dalam rangka menjamin higienis di ruang mal, telah ditingkatkan frekuensi rutinitas pemeliharaan kebersihan gedung.

"Perawatan dan pengelolaan sistem tata udara serta pembersihan dengan disinfektan secara teratur di seluruh area dalam dan luar gedung yang sering tersentuh," jelas Windy.

Baca juga: Kabupaten Bogor akan buka mal pelayanan publik di AEON Sentul

Protokol kesehatan juga dilaksanakan mulai dari pemeriksaan suhu tubuh bagi yang lebih 37,3 celsius tidak diperkenankan masuk bagi pengunjung, staf maupun pekerja tenant.

"Kami juga menyediakan cairan hand sanitizer di setiap pintu masuk, wajib menggunakan masker di seluruh area mal, menerapkan jaga jarak dengan memberlakukan pembatasan jumlah pengunjung satu orang untuk empat meter persegi," ujar WIndy.

Windy menjelaskan untuk pembatasan jumlah pengunjung mal dilengkapi dengan "monitor counting system" yang terhubung langsung dengan layar LED di setiap mal.

Di dalam gedung, para pramuniaga dari setiap tenant menggunakan tameng wajah, masker, dan sarung tangan saat berinteraksi dengan para pelanggan.

Baca juga: Polisi tambah jumlah aparat apabila pengunjung mall tak tertib

Sementara saat bertransaksi, di meja kasir dilengkapi dengan partisi akrilik dan tirai vinil untuk mengamankan pelanggan dan staf kasir. Pembayaran non-tunai saat bertransaksi menjadi opsi guna membantu penekanan penyebaran COVID-19.

President Director AEON Mall Indonesia Daisuke Isobe menyataka pihaknya akan berupaya maksimal menghadirkan lingkungan yang aman selama masa transisi usai tutup beroperasi sejak tiga bulan lalu.

Pewarta: Ganet Dirgantara
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Inspeksi mendadak, Menaker cek protokol kesehatan di mal Jakarta

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar