Beras bansos warga terdampak di Bogor terdistribusi ke 39 kecamatan

Beras bansos warga terdampak di Bogor terdistribusi ke 39 kecamatan

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor, Jabar Nuradi di Pendopo Bupati, Cibinong Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/6/2020). (FOTO ANTARA/M Fikri Setiawan)

Pendistribusian beras tersebut sempat terhambat lantaran terbatasnya ketersediaan beras yang berkualitas baik di Gudang Bulog.
Cibinong, Bogor (ANTARA) - Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor, Jawa Barat Nuradi menyebutkan bahwa bantuan sosial (bansos) masyarakat terdampak pandemi COVID-19 berupa beras sudah terdistribusi ke sebanyak 39 kecamatan di Kabupaten Bogor.

"Yang belum itu Kecamatan Cibinong dan sebagian di Kecamatan Klapanunggal, besok (Rabu, 17/6) kita Cibinong," katanya saat ditemui di Pendopo Bupati, Cibinong Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/6).

Mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Bogor ini menjelaskan bahwa pendistribusian beras tersebut sempat terhambat lantaran terbatasnya ketersediaan beras yang berkualitas baik di Gudang Bulog.

"Kemarin kita sempat stop satu hari, karena tidak mudah untuk menyiapkan ratusan ton beras dengan kualitas bagus. Apalagi untuk Cibinong ini harus ada sekitar 400 ton selama dua hari harus tersedia, kita inginnya kan setiap hari, tapi kualitas beras bagus," kata Nuradi.

Sebelumnya Bupati Bogor Ade Yasin memborong beras Bulog sebanyak 18.000 ton untuk dibagikan sebagai bansos masyarakat terdampak pandemi COVID-19 di Kabupaten Bogor.

Ia menjelaskan 18.000 ton beras itu guna keperluan selama tiga bulan. Setiap bulannya sebanyak 6.000 ton dibagikan kepada 200.000 keluarga, dengan jatah masing-masing 30 kilogram beras.

"Secara keseluruhan, Pemkab Bogor menghabiskan dana Rp189.774.000.000 untuk membeli 18.000 ton beras yang dibagikan ke masyarakat setiap bulan selama April, Mei, dan Juni 2020," katanya.

Pembelian beras seharga Rp10.543 per kilogram itu bersumber dari Biaya Tak Terduga (BTT) Kabupaten Bogor setelah pergeseran sejumlah mata anggaran dalam APBD Kabupaten Bogor tahun 2020 demi penanganan COVID-19, demikian Ade Yasin.

Baca juga: Bupati Bogor konfrontir Bulog soal aduan kualitas beras bansos

Baca juga: 2.449.590 kilogram beras bansos sudah terdistribusi di Kabupaten Bogor

Baca juga: Bantuan sosial beras Kabupaten Bogor dibagikan bertahap

Baca juga: TNI-Polri kawal distribusi bansos beras di Bogor


Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

3 ribu keluarga di Malang terima bansos

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar