Liga Jerman

Mainz taklukkan Dortmund untuk perbesar peluang selamat dari degradasi

Mainz taklukkan Dortmund untuk perbesar peluang selamat dari degradasi

Gelandang Mainz Ridle Baku (kanan) dan kiper Florian Mueller merayakan kemenangan timnya setelah pertandingan Liga Jerman melawan Borussia Dortmund yang dimainkan di Signal Iduna Park, Dortmund, Rabu (17/6/2020). (ANTARA/AFP/GUIDO KIRCHNER)

Jakarta (ANTARA) - Mainz memperbesar peluangnya untuk selamat dari ancaman degradasi berkat kemenangan 2-0 atas Borussia Dortmund, dalam pertandingan Liga Jerman yang dimainkan di Signal Iduna Park, Dortmund, Rabu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Berkat kemenangan tersebut, Mainz mengokohkan posisinya di peringkat ke-15 dengan koleksi 34 poin. Mereka unggul lima poin dari tim peringkat ke-16 Fortuna Duesseldorf.

Sedangkan Dortmund semakin tertinggal dari tim juara Bayern Munich, dengan koleksi 66 poin dari 32 pertandingan, demikian catatan laman resmi Liga Jerman.

Jonathan Burkardt (33') membuka keunggulan Mainz pada babak pertama, sebelum eksekusi penalti Jean-Philippe Mateta (49') mengamankan tiga poin bagi tim tamu.

Dortmund menggenggam kendali permainan pada awal laga, namun mereka kesulitan menyulitkan barisan pertahanan Mainz. Sepakan Axel Witsel masih dapat diblok sedangkan peluang milik Raphael Guerreiro juga gagal berbuah gol.

Justru pemain muda Mainz Burkardt yang mampu memecah kebuntuan. Ia sukses menanduk umpan silang akurat kiriman Ridle Baku ke gawang Roman Buerki untuk membawa tim tamu memimpin.

Baca juga: Silva tampil impresif saat Frankfurt taklukkan Schalke 2-1

Dortmund mengandalkan trio Jadon Sancho, Thorgan Hazard, dan Erling Haaland, namun mereka tetap tumpul. Peluang terbaik yang dimiliki Dortmund sebelum turun minum adalah melalui sundulan Emre Can yang masih dapat diantisipasi Florian Mueller.

Situasi bertambah buruk bagi Dortmund pada awal babak kedua ketika Mainz mendapat hadiah penalti. Karim Onisiwo melepaskan tembakan yang dapat ditepis Buerki, kemudian Lukasz Piszczek menjatuhkan Danny Latva yang ingin menyambar bola pantul. Mateta yang menjadi algojo tidak menyia-nyiakan peluang untuk menggandakan keunggulan Mainz.

Dortmund terus berjuang mencetak gol balasan pada fase akhir pertandingan, namun baik sepakan Julian Brandt yang melebar maupun tendangan bebas Hakimi gagal menjebol gawang tim tamu.

Sampai peluit panjang berbunyi Mainz mampu mempertahankan keunggulan, sekaligus membuat mereka hanya memerlukan tambahan satu poin dari dua laga terakhir untuk memastikan mereka tetap berkompetisi di strata teratas musim depan.

Duesseldorf juga jaga peluang bertahan

Tim peringkat ke-16 Fortuna Duesseldorf juga menjaga peluang bertahan di strata tertinggi, setelah mereka menahan imbang tuan rumah RB Leipzig dengan skor 2-2.

Keempat gol pada laga itu tercipta pada babak kedua. Leipzig sempat memimpin dua gol melalui gol-gol yang dikemas Kevin Kampl (60') dan Timo Werner (63'), tetapi pada fase akhir pertandingan Duesseldorf memaksakan hasil imbang berkat gol Steven Skrzybski (87') dan Andre Hoffmann (90').

Dengan tambahan satu poin, Duesseldorf (29) secara matematis masih berpeluang mengejar koleksi poin Mainz pada dua laga tersisa.

Sementara itu Bayer Leverkusen kembali merebut peringkat keempat dari Borussia Moenchengladbach berkatkemenangan 3-1 atas Koln.

Baca juga: Gladbach naik ke peringkat empat setelah pukul Wolfsburg 3-0

Leverkusen (60) kini memiliki keunggulan satu poin atas Gladbach (59), dalam perebutan tiket terakhir ke Liga Champions.

Sven Bender (7') membuka keunggulan Leverkusen pada fase awal laga, sebelum Kai Havertz (40') menggandakan keunggulan timnya menjelang turun minum.

Bek tengah Koln Sebastiaan Bornauw (59') sempat memperkecil ketertinggalan timnya, namun gol penutup dari Moussa Diaby (83') merestorasi keunggulan dua gol Leverkusen.

Baca juga: Bayern juara Liga Jerman untuk kedelapan kalinya secara beruntun
Baca juga: Daftar juara Bundesliga sejak 1963

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar