Kementerian PUPR: 21.915 rumah di Papua jalani program bedah rumah

Kementerian PUPR: 21.915 rumah di Papua jalani program bedah rumah

Salah satu rumah penerima program BSPS di Papua. ANTARA/HO-Ditjen Perumahan Kementerian PUPR)

masih banyak masyarakat Papua yang membutuhkan hunian yang layak huni
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan bahwa selama periode 2016-2020, telah ada sebanyak 21.915 rumah di Papua yang disalurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau kerap dikenal sebagai program bedah rumah.

Kepala Satker Non Vertikal Tertentu (SVNT) Penyediaan Perumahan Provinsi Papua, Malikidin Soltief, di Jakarta, Jumat, mengungkapkan bahwa total anggaran Program BSPS Kementerian PUPR dari 2016 hingga 2020 di Provinsi Papua sebesar Rp569,26 miliar

"Mulai 2016 hingga 2020 tercatat ada 21.915 unit rumah di Papua yang telah menerima Program BSPS dari Kementerian PUPR," ujar Malikidin Soltief.

Berdasarkan data Kementerian PUPR, jumlah masyarakat yang menerima Program BSPS pada tahun 2016 sebanyak 2.000 unit, 2017 sebanyak 3.500 unit, 2018 sebanyak 5.550 unit, 2019 sebanyak 6.751 unit, dan pada 2020 sebanyak 4.114 unit.

Selain itu, ujar Malikidin, program BSPS tersebut telah disalurkan pula di sebanyak 28 kabupaten dan satu kota di Provinsi Papua.

Menurut dia, program BSPS ini dapat berjalan dengan baik berkat adanya koordinasi yang baik antara Kementerian PUPR dan pemerintah daerah setempat.

Pemerintah daerah, lanjutnya, juga proaktif dalam mengawal proses pelaksanaan program BSPS ini, karena dapat membantu menurunkan angka tidak layak huni di daerah tersebut dan juga memberikan peningkatan ekonomi bagi masyarakat yang mengerjakan rumah tersebut.

Sebagai informasi, pada tahun 2020 ini telah ditargetkan bahwa Kementerian PUPR bakal menyalurkan program BSPS atau bedah rumah untuk 4.114 unit rumah di Provinsi Papua.

Pelaksanaan Program BSPS di Provinsi Papua tahun ini akan dilaksanakan di 12 kabupaten dan satu kota dan melibatkan para tenaga kerja dari masyarakat sekitar dengan total anggaran sebesar Rp147,98 miliar.

"Kami berharap Program BSPS ini bisa tetap dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya mengingat masih banyak masyarakat Papua yang membutuhkan hunian yang layak huni," ucapnya.

Baca juga: Kementerian PUPR berencana bedah 4.114 rumah di Papua
Baca juga: Program bedah rumah PUPR serap 231.186 tenaga kerja
Baca juga: Kementerian PUPR tambah alokasi BSPS untuk 1.228 rumah di Sumbar

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Bantuan perumahan yang menumbuhkan kegotongroyongan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar