counter

Kofi Annan Luncurkan "Beds Are Burning" Petisi Musik Global bagi Kebutuhan Keadilan Iklim

Bersama Melanie Laurent dan CEO Havas Worldwide, David Jones & The:Hours

     PARIS, 1 Okt (ANTARA/PRNewswire-AsiaNet) -- Kofi A. Annan, Presiden Global Humanitarian Forum, hari ini bersama dengan Melanie Laurent (bintang dari "Inglourious Basterds" karya Quentin Tarantino) dan David Jones (CEO Global, Havas Worldwide) hadir pada peluncuran lagu "Beds are Burning" yang merupakan versi rekaman ulang dari Midnight Oil, sebuah petisi musik global sebagai bentuk dukungan bagi keadilan iklim pada KTT Perubahan Iklim PBB di Kopenhagen, Desember.

     "Beds Are Burning" diproduksi oleh The:Hours dan dibuat dalam format yang bisa diunduh (download) secara gratis. Lagu tersebut dapat pula diakses di situs kampanye mereka: www.timeforclimatejustice.org.

     Lagu ini didukung oleh lebih dari 60 bintang musik dan selebriti internasional seperti Duran Duran, Mark Ronson, Jamie Cullum, Melanie Laurent, Marion Cotillard, Milla Jovovich, Fergie, Lily Allen, Manu Katche, Bob Geldof, Youssou N'Dour, Yannick Noah dan banyak lagi lainnya.

     Setiap download akan dihitung sebagai sebuah petisi digital unik yang namanya akan dimasukkan ke dalam kelompok orang-orang yang mendukung pertemuan para pemimpin dunia demi mencapai ambisi, kesepakatan global dan adil pada KTT Perubahan Iklim PBB di Kopenhagen. Saat ini sudah ada lebih dari 1,3 juta orang bergabung dalam kampanye tersebut.

     Tema kampanye berjudul "Tck Tck Tck; Time for Climate Justice" diciptakan oleh HavasWorldwide dan telah diluncurkan pada awal tahun ini saat penyelenggaraan Festival Periklanan Cannes International Ke-56 .

     Annan mengatakan: "Perubahan iklim merupakan tantangan terbesar yang dihadapi mahluk hidup dewasa ini. Dan hal itu menjadi sebuah tantangan untuk menguburkan ketidakadilan di dalam hatinya. Perlu disadari bahwa ekonomi-ekonomi maju dunia telah memberikan kontribusi terbesar dari peningkatan emisi rumah kaca global. Namun negara-negara miskin dan berkembanglah yang terkena dampak terbesarnya.

     "Dengan men-download 'Beds Are Burning' secara gratis dari segala platform musik utama di internet, setiap orang dari seluruh dunia akan dimasukkan namanya ke dalam petisi global-bergabung bersama kelompok pendukung kampanye bagi keadilan iklim.

     "Hal tersebut akan menjadi langkah pertama, sebuah petisi musik yang diciptakan untuk kebutuhan aksi massal dari para pemimpin dunia kita. Saya percaya itu akan menjadi semacam Band Aid untuk generasi internet."

     Saat peluncuran, Melanie Laurent, bintang dari karya terakhir Quentin Tarantino "Inglourious Basterds", mengatakan: "Perjanjian Kyoto mendatang merupakan saat yang sangat penting untuk memperoleh kebenaran sebab yang kita peroleh terakhir adalah sangat salah.

     "Satu-satunya kontribusi terbesar untuk semua tingkatan gas rumah kaca di atmosfir bukan menguburkan bahan bakar fosil oleh sektor tranportasi maupun dari polusi industri, melainkan penebangan hutan.

     "Saya mendukung insiatif Kofi Annan dan berharap lagu ini akan didengar oleh sebanyak mungkin orang di dunia sebelum pertemuan Kopenhagen. Kampanye ini akan membantu mengamankan masa depan yang lebih baik bagi planet kita dan generasi mendatang. Waktunya akan datang."

     David Jones, CEO Global Havas Worldwide, jaringan yang menciptakan kampanye bagi Forum Kemanusiaan Global pimpinan Annan mengatakan:

     "Industri kita sedang berupaya merubah perilaku orang. Saya percaya bahwa kita tidak hanya mempunyai kesempatan tetapi juga kewajiban menggunakan kreativitas yang ada untuk menyampaikan sejumlah isu besar yang dihadapi dunia.

     "Untuk mendapatkan hasil yang berarti di Kopenhagen mengharuskan setiap orang untuk menekan para pemimpin mereka guna menyetujui perjanjian adil pasca-Kyoto. Hal ini benar-benar sama dengan tujuan kampanye dan masyarakat periklanan maupun pemasaran memainkan peran penting."

     Alexandre Sap, CEO The:Hours, yang mengelola para artis dan memproduksi lagu tersebut mengatakan:
     "Musik adalah bahasa universal, yang mampu melampaui batas-batas budaya, generasi, agama dan ras. Sebuah lagu atau seniman benar-benar mempunyai kekuatan untuk menerjemahkan sebuah pesan atau gerakan melebihi dari kemampuan skala global para pemimpin maupun politisi dunia.

     "Ini akan menciptakan sebuah suara bagi kita semua yang layak bersuara menjelang pertemuan Kopenhagen di bulan Desember. Tujuannya adalah menarik perhatian pada penyelenggaraan acara tersebut yang dapat mempengaruhi kehidupan setiap orang di planet ini."

     UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT, SILAHKAN HUBUNGI:
     Pete Bowyer, Apex Communications: +44 7725 063377
     (pete.bowyer@apexcommunications.com)

     Branimira Radoslavova, Apex Communications: +44 7867 532339
     (branimira@apexcommunications.com)

     Lorella Gessa, Havas : +33 1 58 47 90 36 (lorella.gessa@havas.com)
     Marian Salzman, Euro RSCG PR : +1 646-361-1837
     (marian.salzman@eurorscg.com)

     Eric Edge, Euro RSCG Worldwide : +1 773 490 9261 (eric.edge@eurorscg.com)

     SUMBER: Global Humanitarian Forum

     KONTAK: Pete Bowyer,
     Apex Communications,
     + 44 7725 063377,
     pete.bowyer@apexcommunications.com,

     atau Branimira Radoslavova,
     Apex Communications,
     +44 7867 532339,
     branimira@apexcommunications.com,

     Lorella Gessa,
     Havas: +33 1 58 47 90 36,
     lorella.gessa@havas.com,

     Marian Salzman,
     Euro RSCG PR,
     +1-646-361-1837,
     marian.salzman@eurorscg.com,

     Eric Edge,
     Euro RSCG Worldwide,
     +1-773-490-9261,
     eric.edge@eurorscg.com

     CATATAN BUAT EDITOR
     1. Untuk mendengarkan versi audio dari lagu tersebut, untuk melihat video dan   untuk aset media lainnya, silahkan lihat:
www.highrisepr.com/tcktcktck
login: climate
password: change09

     Lagu juga bisa diunduh secara gratis pada iTunes, dengan mengakses: http://itunes.apple.com/WebObjects/MZStore.woa/wa/viewalbum?i=332754461&id=
332754130&s=143442&uo=6





Pewarta: prwir
Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2009

Komentar