Hujan lima hari, akibatkan banjir-longsor terjang Kotabaru

Hujan lima hari, akibatkan banjir-longsor terjang Kotabaru

Alat berat dengan sejumlah petugas bersama warga mengatasi tanah longsor di salah satu ruas jalan di Kabupaten Kotabaru akibat hujan deras. (ANTARA/HO-Humas BPBD Kabupaten Kotabaru)

Perkiraan kami, hari ini (19/6) puncaknya
Kotabaru (ANTARA) - Hujan selama lima hari terakhir mengakibatkan banjir dan pohon tumbang di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, sedangkan tanah longsor menimbun Jalan Berangas Kilometer 4 Desa Sigam serta dua rumah di Jalan Hasan Basri Desa Semayap, Jumat.

Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan dilanda banjir, pohon tumbang, dan tanah longsor di Jalan Berangas Kilometer 4 Desa Sigam serta dua rumah di Jalan Hasan Basri Desa Semayap, Jumat, setelah hujan selama lima hari.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru Rusian Ahmadi Jaya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya di Kotabaru, Jumat, pukul 17.30 Wita, mengaku bersama rombongan Bupati Sayed Jafar masih terjebak banjir di Desa Sekandis saat pembagian bantuan sembako bagi warga terdampak COVID-19.

"Kami (BPBD, red.) sudah berkoordinasi dengan rekan-rekan di lapangan untuk menurunkan alat berat guna mengevakuasi dan dibantu warga dan aparat lainnya," katanya.

Dia mengatakan banjir dan tanah longsor disebabkan curah hujan yang tinggi di wilayah itu selama lima hari terahir ini.

"Perkiraan kami, hari ini (19/6) puncaknya," kata dia.

Baca juga: Bupati Kotabaru tinjau lokasi tanah longsor

Ia mengharapkan bencana alam tidak memakan korban jiwa.

Berdasarkan pantauan, lokasi banjir tersebar di sejumlah daerah, di antaranya Desa Pudi, Kecamatan Kelumpang Utara, Desa Geronggang, Kecamatan Kelumpang Tengah, dan Desa Sekandis, Kecamatan Tanjung Semalantakan.

Di Pulau Laut, hujan deras sejak pukul 10.00 Wita mengakibatkan air bah dan pohon tumbang serta tanah longsor di antaranya Desa Sigam, Kecamatan Pulau Laut Sigam dan Desa Seratak, Kecamatan Pulau Laut Timur.

"Material tanah longsor di Sigam menimbun lebih 50 persen badan Jalan Berangas dengan panjang sekitar 10 meter," kata Kepala Seksi Logistik BPBD Kabupaten Kotabaru Sugeng.

"Alhamdulillah, tim gabungan di lapangan dengan sigap mengerahkan alat berat untuk mengeruk material tanah longsor tersebut, sehingga transportasi kembali lancar," kata dia.

Banjir dialami warga di Kecamatan Pulau Laut Utara, Ibu Kota Kabupaten Kotabaru dengan ketinggian air hingga pinggang orang dewasa, sedangkan lokasi banjir di sejumlah titik, seperti Jalan Agus Salim, Baharu Utara, Jalan Yakut dan sekitarnya, Jalan Mawar, serta sebagian Jalan Veteran.

Hingga saat ini, belum ada laporan tentang korban jiwa, sedangkan kerugian material di antaranya dialami Sutrisno, warga Jalan Hasan Basri RT04 karena dua rumahnya tertimbun tanah longsor.

Baca juga: Kotabaru dikepung banjir akibat hujan deras
Baca juga: Banjir genangi Kotabaru, Kalsel

Pewarta: Imam Hanafi/shohib
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar