Polisi tegaskan bungkusan di Banda Aceh bukan bom

Polisi tegaskan bungkusan di Banda Aceh bukan bom

Polisi berjaga di lokasi penemuan yang diduga bom di jembatan layang Simpang Surabaya, Banda Aceh, Minggu. ANTARA/Zubaidah

... tidak tersambung dengan pemicu arus dan tidak akan meledak...
Banda Aceh (ANTARA) - Benda yang diduga bahan peledak yang ditemukan Minggu siang di Jembatan layang, Simpang Surabaya, Kota Banda Aceh ternyata bukan bom, kata Kepala Polresta Banda Aceh, Komisaris Besar Polisi Trisno Riyanto.

"Dari hasil pemeriksaan yang kami terima dari Sat Brimob Polda Aceh, benda menyerupai bahan peledak itu ternyata tidak memiliki hulu ledak," kata Riyanto, di Banda Aceh, Minggu.

Baca juga: Polisi selidiki dugaan bom jembatan layang Banda Aceh

Ia menjelaskan botol minuman mineral yang dibungkus rapi dengan lakban itu hanya menyerupai sejenis mortir berisikan lempengan dan butiran mimis.

"Benda itu tidak tersambung dengan pemicu arus dan tidak akan meledak. Namun, kita tetap harus waspada mengingat kondisi Provinsi Aceh khususnya wilayah hukum Polresta Banda Aceh dalam keadaan kondusif," kata dia.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk menjaga kondusivitas Aceh yang selama ini terjaga dengan baik dan jangan ada yang merusak hal itu dan polisi pasti menindak tegas pihak-pihak yang berniat buruk itu.

Sebelumnya, Sejumlah polisi dan penjinak bom (Jibom) Brimob Polda Aceh, menyisir lokasi untuk memastikan benda yang diduga bom di atas jembatan layang Simpang Surabaya, Banda Aceh.

Baca juga: Polisi amankan 50 kg bahan peledak di Batang

Pewarta: Zubaidah
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar