Masker kain "Chantiq" dengan sentuhan budaya Jawa

Masker kain "Chantiq" dengan sentuhan budaya Jawa

Masker ChantiQ dari Astuti Arindra (HO/Astuti Arindra)

Jakarta (ANTARA) - Perancang Astuti Arindra berkreasi menciptakan masker untuk beradaptasi di fase normal baru yang dihiasi dengan sentuhan budaya Jawa.

Astuti membuat masker premium bertajuk "Kendit Genit" yang merupakan wujud apresiasinya terhadap budaya serta kearifan lokal Jawa.

"Saya memakai bahan utama kendit yang biasa dipakai wanita Jawa sebagai kemben atau pengikat kain jarik di pinggang," kata Astuti dalam siaran resmi, Senin.

Masker dengan dua pilihan warna, hitam dan biru tua, ini dilapisi kain katun di bagian dalam agar nyaman dipakai.
Masker ChantiQ dari Astuti Arindra (HO/Astuti Arindra)


Selain masker berbahan kendit, Astuti pun membuat masker dengan gambar peta Indonesia yang diluncurkan dalam koleksi "Love Indonesia & You".

Masker ini berbahan kanvas dan dilapisi katun di dalamnya dengan pilihan warna hitam, merah dan putih.

"Ini adalah perwujudan cinta kami kepada bangsa," tutup dia.

Baca juga: Pilihan baru, masker yang bisa dipakai bolak-balik

Baca juga: Aneka masker elegan nan menggemaskan untuk dikenakan saat Lebaran

Baca juga: "Hand sanitizers" dan masker jadi aksesoris wajib di LFW 2020

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar