Bulu tangkis

Marcus/Fikri atasi Ahsan/Leo melalui rubber game

Marcus/Fikri atasi Ahsan/Leo melalui rubber game

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon (kanan) dan rekannya Kevin Sanjaya Sukamuljo mengembalikan kok ke arah lawan senegara Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan dalam pertandingan babak final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (19/1/2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

Menurut saya regenerasi di ganda putra ini bagus
Jakarta (ANTARA) - Pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Muhammad Shohibul Fikri mengatasi Mohammad Ahsan/Leo Rolly Carnando melalui rubber game 21-11, 14-21, 23-21, pada pertandingan kedua sektor ganda putra turnamen internal PBSI, Rabu,

Sempat memimpin di gim pembuka, Marcus/Fikri harus mengakui keunggulan Ahsan/Leo di gim berikutnya. Saling susul menyusul angka terjadi di gim penentu. Ahsan/Leo yang awalnya unggul dalam perolehan angka, justru ditekan balik oleh Marcus/Fikri.

"Di gim pertama mainnya cukup enak, tapi di gim kedua konsentrasi saya agak buyar. Sering kecolongan dari servis lawan. Di gim ketiga kami bisa mengatasi walaupun cukup ramai serangan," kata Fikri mengomentari pertandingannya, Rabu.

Kematangan Marcus di lapangan juga diakui Fikri banyak membantunya dalam melewati laga sengit ini.

Baca juga: Kevin/Reza menangi laga perdana turnamen internal PBSI

"Walau sudah sering pasangan sama koh Sinyo (Marcus) di latihan, tapi di kompetisi ini rasanya beda. Ini seperti turnamen resmi. Tadi koh Sinyo banyak ingatkan saya untuk dijaga terus fokusnya dan lebih tenang menghadapi tekanan dari lawan," Fikri menambahkan.

Marcus menceritakan, saat terjadi adu angka mereka sempat tegang dan melakukan kesalahan sendiri. Smash Ahsan yang gagal melewati net menjadi poin yang menguntungkan untuk kemenangan Marcus/Fikri.

Baca juga: Turnamen Internal PBSI diharapkan jadi wadah kompetisi bagi atlet

"Lawan kami memang unggul dari servis, seringnya menyerang dan susah dikembalikan. Beberapa kali kami kena di sini. Selain itu bang Ahsan kan serangan overhead-nya berbahaya, jadi kami harus siap bertahan dan kemudian serang balik," kata Marcus menimpali.

Meski mengakui masih belum terlalu cocok karena pasangan baru antara senior dan junior, namun Marcus berharap ia dan Fikri bisa tampil bagus di kejuaraan ini dan merebut gelar juara pertama.

"Saya merasa kekuatan ganda putra memang merata, bisa dilihat yang muda juga sudah memberi perlawanan. Menurut saya regenerasi di ganda putra ini bagus," tutur Marcus.

Baca juga: 88 atlet siap ramaikan turnamen internal PBSI

Baca juga: Jadwal pertandingan ganda putra turnamen internal PBSI

Baca juga: BWF rilis jadwal baru, PBSI lebih selektif pilih turnamen

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar