Pedagang di tiga pasar Jakarta Pusat ikut tes COVID-19

Pedagang di tiga pasar Jakarta Pusat ikut tes   COVID-19

Situasi pemeriksaan tes cepat di Pasar Gembrong, Rabu (24/6/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Khusus di Pasar Gembrong ditargetkan sebanyak 60 pengetesan untuk tes usap dan sekitar 80 pengetesan untuk tes cepat
Jakarta (ANTARA) - Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari mengatakan para pedagang di tiga pasar yaitu Pasar Gembrong Cempaka Putih, Pasar Gardu Kemayoran, dan Pasar Tanah Abang Blok F pada Rabu ini mengikuti pengetesan COVID-19 dengan dua metode tes cepat dan tes usap.

"Di tiga pasar ini dilakukan rapid test dan swab test dengan jumlah yang berbeda setiap pasar. Mulai dari 50 sampai 100 pedagang di setiap pasar," kata Erizon saat ditemui di Pasar Gembrong Cempaka Putih, Rabu.

Khusus di Pasar Gembrong ditargetkan sebanyak 60 pengetesan untuk tes usap dan sekitar 80 pengetesan untuk tes cepat.

Meski demikian, Kepala Pasar Gembrong Delita Purba mengatakan para pedagang memilih tutup usai mendapatkan informasi terkait penyelenggaraan tes COVID-19.

Baca juga: Pedagang hindari tes COVID-19, Pasar Gembrong sepi

"Pedagang kelimpungan dapat info ada pemeriksaan swab test ini. Bisa dilihat sendiri seperti apa banyaknya kios yang tutup beroperasi," kata Delita.
Situasi pemeriksaan tes usap di Pasar Gembrong, Rabu (24/6/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Kepala Puskesmas Cempaka Putih Dicky Alsadik mengatakan dengan jumlah petugas medis yang banyak, proses pengetesan COVID-19 di Pasar Gembrong lebih cepat selesai.

"Target harian Puskesmas untuk 60 orang ikut screening COVID-19 sebenarnya sidah tercapai. Ini juga banyak pedagang yang sengaja tidak datang ya nanti kita koordinasi lagi sampai semua bisa ikut tes," kata Dicky.

Baca juga: Pedagang Pasar Gembrong tak patuhi aturan ganjil genap kios

Sebelumnya, banyak pedagang di Pasar Gembrong yang memilih untuk menutup lapaknya untuk menghindari  tes cepat dan tes usap  yang dilakukan  Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih.

Berdasarkan pantauan ANTARA, banyak kios-kios los tampak kosong padahal sebelum ada kabar pengetesan COVID-19 para pedagang beraktivitas tanpa menaati aturan ganjil-genap pasar. Tidak hanya pedagang los, kios-kios dengan 'rolling door' pun nampak banyak yang tertutup rapat.

Baca juga: Satpol PP tutup puluhan toko dan kios mainan Pasar Gembrong

"Kemarin dikabarin gak ada ganjil-genap pasar hari ini. Terus kayaknya info tes COVID-19 itu kesebar. Langsung deh pada milih tutup. Giliran Lebaran kemarin pada buka tuh katanya takut hilang pelanggannya, nah sekarang giliran ada tes disamperin ke pasar malah pada milih kehilangan pelanggan nutup tokonya," kata Ujang salah seorang pedagang yang tetap berjualan dan sudah mengikuti tes cepat di Pasar Gembrong.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

MPR optimistis pemerintah mampu atasi pandemi COVID-19 dan keterpurukan ekonomi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar