Mendag ajak pelaku usaha utamakan pemasaran produk dalam negeri

Mendag ajak pelaku usaha utamakan pemasaran produk dalam negeri

Aktivitas perdangangan di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (25/12/2019). Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyatakan di Pasar Tanah Abang sulit ditemukan produk asli buatan dalam negeri karena membanjirnya produk garmen luar negeri. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengajak pelaku usaha lebih memprioritaskan produk dalam negeri untuk dipasarkan dalam menumbuhkan perekonomian Indonesia, khususnya di tengah pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan Mendag saat menjadi narasumber pada acara webinar Business Talk Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (Unisma) yang mengambil tema “Kebijakan Strategis Sektor Perdagangan Era New Normal” di Jakarta.

“Sejalan dengan Gerakan Bangga Buatan Indonesia yang diluncurkan Presiden Joko Widodo pada 14 Mei 2020, Pemerintah mendorong pelaku usaha lebih memasarkan produk-produk dalam negeri untuk mengangkat ekonomi Indonesia, khususnya di tengah pandemi Covid-19,” ujar Mendag lewat keterangan resmi diterima di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Presiden luncurkan 55 produk inovasi untuk tangani COVID-19

Mendag menyampaikan, tatanan normal baru di sektor perdagangan ini dapat menjadi titik tolak bagi aktivitas perdagangan dan perekonomian masyarakat Indonesia. Saat ini era normal baru harus dihadapi bersama dengan inovasi dan adaptasi secara terus-menerus.

Mendag menyebut, tantangan perdagangan global dan nasional di masa yang akan datang tentu akan semakin kompleks dan masih diliputi dengan ketidakpastian.

“Saat ini era normal baru harus dihadapi bersama dengan inovasi dan adaptasi secara terus-menerus. Untuk itu, Kementerian Perdagangan harus mengambil kebijakan untuk memprioritaskan keselamatan masyarakat sekaligus mengamankan perekonomian nasional,” ungkap Mendag.

Agus mengungkapkan, untuk pembukaan fasilitas perdagangan di era normal baru, Kementerian Perdagangan telah menyusun pedoman dan berbagai tahapan.

Baca juga: Menperin ajak masyarakat prioritaskan beli produk dalam negeri

Implementasi pedoman dan tahapan tersebut tergantung beberapa parameter, seperti tingkat penularan di tempat kegiatan masing-masing atau wilayah, tingkat kedisiplinan masyarakat dan pelaku usaha; serta kesiapan tim evaluasi dan pengawasan oleh Gugus Tugas Covid-19, BNPB, dan Pemerintah Daerah.

Mendag berharap, pasar terus buka dan beroperasi, pedagang tetap berdagang, UMKM tetap dapat berproduksi, ekspor tetap berjalan, dan masyarakat yang membutuhkan bahan kebutuhan pokok dapat tetap berbelanja untuk melanjutkan hidup sehari-hari.

“Semoga adaptasi ini dapat berjalan dengan baik. Untuk itu, mari kita terus menyebarkan semangat optimisme, terapkan protokol kesehatan yang ketat serta kedisiplinan yang tinggi, dari diri kita masing-masing, untuk kita semua, untuk Indonesia maju,” pungkas Mendag.

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kata YLKI soal PPN produk daring luar negeri

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar