Warga Jakarta diingatkan perhatikan nutrisi saat beraktivitas di luar

Warga Jakarta diingatkan perhatikan nutrisi saat beraktivitas di luar

Konsumsi nutrisi seimbang selama pandemi dapat meningkatkan daya tahan tubuh.(ANTARA/Ganet Dirgantoro)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr Rimbawan mengingatkan masyarakat Jakarta untuk selalu memperhatikan asupan nutrisi seimbang saat harus beraktivitas di luar rumah selama kasus COVID-19 masih ada.

"Tidak perlu khawatir untuk beraktivitas di luar, paling penting memperhatikan asupan nutrisi seimbang," kata Rimbawan dalam dialog webinar bertajuk "Sharing the Power of Good Nutrition" di Jakarta, Rabu.

Gizi yang seimbang, kata Rimbawan, bisa didapat dari karbohidrat, protein, vitamin dan mineral yang berasal dari buah dan sayur apabila dikonsumsi sesuai porsinya akan mampu membangun imun tubuh.

Kemudian yang juga harus diperhatikan untuk secara rutin beraktivitas fisik di tengah masih wabah seperti sekarang ini tidak perlu ekstrem cukup moderat saja.

Rimbawan mengatakan menyapu halaman dan lantai rumah juga termasuk aktivitas fisik disamping tentunya olah raga.

"Memang saat ini aktivitas ekonomi seperti perkantoran, perbelanjaan, bahkan fasilitas olah raga sudah mulai pulih, tentunya dengan pembatasan di sana-sini. Dalam situasi ini kita tetap bisa beraktivitas namun tetap menjaga pola hidup sehat," katanya.

Baca juga: Ratusan taman herbal segera dibangun di Jakarta
Baca juga: SEAMEO RECFON: stunting lebih berbahaya dari Covid-19


Rimbawan mengatakan dengan kembali dibukanya Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) masyarakat memang bisa beraktivitas fisik di luar, namun harus diingat untuk mengukur kemampuan dalam berolah raga agar imun tubuh tetap terjaga.

Rimbawan mengingatkan beberapa atlet profesional dunia juga ada yang tertular virus COVID-19 untuk itu diharapkan masyarakat yang berolah raga di kawasan HBKB untuk selalu waspada dengan tidak memaksakan di luar batas kemampuan.
Ketua Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr Rimbawan (ANTARA/Ganet Dirgantoro)

Sedangkan ahli nutrisi Herbalife Nutrition Indonesia, Aria Novitasari mengatakan idealnya latihan fisik tidak perlu terus menerus cukup tiga sampai lima kali seminggu.

Kemudian yang juga harus diingat selama wabah ini untuk selalu menjaga berat badan agar jangan sampai obesitas. Obesitas justru memunculkan penyakit penyerta seperti diabetes, jantung, darah tinggi, dan sebagainya.

Senior Director & Country General Manager Herbalife Nutrition Indonesia Andam Dewi mengatakan dialog virtual ini sebagai bentuk kontribusi perusahaan untuk mendukung masyarakat Indonesia mendapat wawasan seputar asupan nutrisi yang baik.

Saat berbicara mengenai sistem imun, sering kali hanya dihubungkan dengan kemampuan tubuh dalam menangani flu dan infeksi. Namun perlu juga dipertegas kembali bahwa sistem kekebalan tubuh atau sistem imun juga sangat berkorelasi erat dengan terpenuhinya nutrisi yang diperlukan tubuh.

"Jika menginginkan tubuh yang sehat, berarti harus menjaga pola makan yang sehat. Makanan yang sehat akan meningkatkan imunitas tubuh untuk melawan penyakit,” ujar Andam Dewi.
Baca juga: Warga Jakarta kehilangan sumber nutrisi terbaik akibat pencemaran

Pewarta: Ganet Dirgantara
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menentukan menu sahur dan buka puasa yang sehat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar