Kemarin, 100.000 unit tes cepat hingga TMC cegah karhutla

Kemarin, 100.000 unit tes cepat hingga TMC cegah karhutla

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya (kanan) didampingi Sekjen Kementerian LHK Bambang Hendroyono (tengah) dan Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead (kiri) mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2020). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/aww. (ANTARAFOTO/PUSPA PERWITASARI)

Jakarta (ANTARA) - Ada sejumlah berita humaniora kemarin, Rabu (24/6), yang masih layak dan menarik untuk dibaca pagi ini di antaranya 100.000 unit tes cepat COVID-19 sedang diproduksi, 58 persen wilayah Indonesia masuk wilayah zona hijau, demam berdarah memperparah kondisi pasien COVID-19, dan teknologi modifikasi cuaca berlanjut hingga September 2020 cegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Berikut beritanya:

Menristek: 100.000 unit tes cepat tengah diproduksi dalam negeri

Menteri Riset dan Teknologi/Ketua Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan pemerintah tengah memproduksi tes cepat (rapid test) sebanyak 100.000 unit dari target dua juta unit.

"Kami juga sedang memproduksi rapid test dengan target sampai dua juta unit, saat ini sudah mulai diproduksi 100.000 unit dan sudah mulai tentunya dipakai," kata Menristek Bambang dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Cek berita: di sini

58 persen wilayah Indonesia sudah masuk zona hijau COVID-19

Sekitar 58 persen wilayah Indonesia sudah masuk dalam kategori daerah dengan risiko rendah penularan COVID-19 atau berada dalam zona hijau menurut data Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan COVID-19.

"Peta zonasi sejak 31 Mei sampai 21 Juni, daerah yang berisiko rendah dan hijau, dari 46,7 persen, saat ini 58,3 persen," kata Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito saat menyampaikan paparan di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu.

Baca berita: di sini

Menteri LHK: TMC berlanjut hingga September untuk cegah karhutla

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk membasahi hutan dan lahan gambut guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan yang dilakukan secara bergantian hingga September 2020.

"Akan kita lanjutkan di Kalimantan, rencananya di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Kita lihat kalau perlu sampai ke utara," kata Siti dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu.

Baca berita: di sini

IDI ingatkan DBD bisa perparah kondisi pasien COVID-19

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar mengingatkan penyakit penyerta situasional seperti demam berdarah dengue (DBD) bisa memperparah kondisi pasien positif COVID-19 jika sampai terserang.

Humas IDI Makassar dokter Wachyudi Muchsin di Makassar, Selasa, mengatakan di masa pandemi COVID-19 ini, masyarakat harus bisa menjaga imunitas tubuh karena ada banyak faktor yang bisa membuat setiap warga terpapar COVID-19.

Baca berita: di sini

LTMPT upayakan pelaksanaan UTBK di daerah

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengupayakan peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dapat mengikuti ujian di daerahnya.

"Sebanyak 74 Pusat UTBK yang ada di Tanah Air melakukan kerja sama dengan sejumlah SMA/SMK yang memiliki fasilitas yang cukup untuk menyelenggarakan UTBK," ujar Ketua LTMPT Mohammad Nasih dalam telekonferensi di Jakarta, Rabu.

Cek berita: di sini

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Unpad kenalkan alat tes cepat dan akurat untuk COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar