Bogor (ANTARA News) - Setelah menempuh perjalanan selama 18 jam, sebanyak enam ekor Kanguru (grey kangaroo) betina yang merupakan hibah pemerintah Australia melalui Kebun Binatang Australia yang dikelola mendiang Steve "Crocodile Hunter" (pemburu buaya), Sabtu petang tiba di Jakarta.

Kedatangan enam ekor Kanguru itu disertai tiga staf Kebun Binatang Australia yakni Dr Tim Potas, Lauire Pond dan Kelsey didampingi Direktur lembaga konservasi satwa "ex-situ" (di luar habitat) Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua Tony Sumampau.

Setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta sejak diberangkatkan dari Perth pada Sabtu siang, kemudian satwa endemik Australia itu langsung dibawa melalui jalan darat menuju pusat karantina di TSI Cisarua di Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar).

Menurut Tony Sumampau, keenam ekor Kanguru tersebut selama kurang lebih sepekan akan ditempatkan di pusat karantina satwa milik TSI guna memberikan kesempatan adaptasi satwa tersebut.

"Agar bisa beradaptasi dengan baik, maka Kanguru itu akan berada di pusat karantina selama sepekan, baru setelah itu akan kita tampilkan kepada masyarakat secara terbuka," kata Tony Sumampau, yang juga menjabat Koordinator Umum Foksi (Forum Konservasi Satwaliar Indonesia).(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009